(3E)-4-(4-Chlorophenyl)-3-buten-2-one adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan senyawa aromatik dan heterosiklik yang memiliki berbagai aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia. Sebagai building block, senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki sifat tertentu, seperti aktivitas biologis atau sifat fisika tertentu.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia seperti reaksi nucleofilik, elektrofilik, dan reaksi substitusi. Karena memiliki grup karbonil dan rantai alkil yang dapat berinteraksi dengan berbagai reagen, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan keakuratan dan konsistensi dalam sintesis.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis atau material inovatif. Dengan ketersediaan yang terjamin, senyawa ini mendukung kegiatan penelitian yang berkualitas di berbagai bidang ilmu kimia.
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia dalam penelitian farmakologi dan biokimia
- Pembuatan senyawa heterosiklik untuk aplikasi material inovatif
- Eksperimen organik dalam pendidikan tinggi untuk pembelajaran praktis
- Pengujian katalis dan reaktivitas dalam studi kimia murni
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 30626-03-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jauhkan dari bahan kimia yang bersifat reaktif. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kecelakaan.
—
