2-Chloro-N-(4-methoxyphenyl)acetamide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik, terutama dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan derivat fenil. Senyawa ini memiliki struktur yang kompleks, terdiri dari gugus kloro, metoksifenil, dan amida, sehingga menjadi bahan penting dalam proses pembentukan senyawa dengan aktivitas biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa farmakologis, bahan baku dalam produksi obat, atau sebagai intermediat dalam reaksi kimia tertentu.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan sinar UV. Karena struktur kimianya yang kompleks, senyawa ini memerlukan proses pemrosesan yang hati-hati untuk memastikan keakuratan hasil eksperimen. Karena keunikan struktur dan potensi aplikasinya, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam penelitian kimia organik yang memerlukan keakuratan tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia farmakologis, sintesis senyawa aktif biologis, dan pengembangan produk kimia baru. Para peneliti dan ilmuwan di Indonesia mengapresiasi senyawa ini karena kemampuannya dalam membantu pengembangan senyawa dengan aktivitas tertentu, baik untuk keperluan medis maupun industri.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan intermediat dalam reaksi kimia organik kompleks
- Penelitian aktivitas biologis senyawa kimia tertentu
- Pengembangan bahan baku untuk industri farmasi dan kimia
- Uji keterlarutan dan reaktivitas senyawa kimia dalam berbagai kondisi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 22303-36-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sinar matahari langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil juga sangat dianjurkan. Saat menangani senyawa ini, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk melindungi diri dari paparan langsung. Karena sifatnya yang sensitif terhadap kelembapan, senyawa ini harus dihindari dari kontak dengan air atau uap.
—


