3-[3-(tert-Butoxy)-3-oxopropoxy]propanoic Acid adalah senyawa kimia kompleks yang sering digunakan dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, terdiri dari rantai karbon yang terhubung dengan gugus tert-butoxy dan gugus karboksilat, menjadikannya bahan penting dalam reaksi kimia tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa dengan struktur kompleks, baik dalam penelitian maupun pengembangan produk kimia.
Karena struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini dipilih dalam berbagai aplikasi kimia. Sifatnya yang tidak mudah terurai dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan esterifikasi membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk para peneliti. Selain itu, kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai reaktan dalam kondisi tertentu menjadikannya sangat fleksibel dalam proses sintesis.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan sintesis senyawa kompleks. Para peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset sering memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan produk baru atau memperluas pemahaman tentang mekanisme reaksi kimia.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk penelitian ilmiah.
- Pengembangan produk kimia dalam bidang farmasi dan industri.
- Penelitian tentang reaksi substitusi dan esterifikasi.
- Pemrosesan bahan baku untuk produksi senyawa dengan struktur tertentu.
- Studi tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa kompleks.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2086689-08-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 250mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara. |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari sumber cahaya langsung. Karena sifat kimianya yang relatif stabil, penanganannya tidak terlalu rumit, tetapi tetap perlu dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kontaminasi atau reaksi tidak diinginkan. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas, dan harus selalu ditutup rapat setelah digunakan.
- Bernatová dkk. (2001). Isothermal vapour–liquid equilibrium in the binary tert-butanol or 2,2,4-trimethylpentane+1-tert-butoxy-2-propanol, and in the ternary tert-butanol+2,2,4-trimethylpentane+1-tert-butoxy-2-propanol systems. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/s0378-3812(01)00574-x
- ZLATOIDSKY (1996). ChemInform Abstract: Preparation of N2‐Protected Amino Acid Aldehydes via Reduction of Corresponding Acid Halides with Lithium Tris‐(tert‐butoxy)‐aluminum Hydride.. ChemInform doi:10.1002/chin.199603213
- Saito dkk. (2006). A novel tert-butoxycarbonylation reagent: 1-tert-butoxy-2-tert-butoxycarbonyl-1,2-dihydroisoquinoline (BBDI). Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2006.09.063
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
![3-[3-(tert-Butoxy)-3-oxopropoxy]propanoic Acid (CAS 2086689-08-7) - TCI C4153 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510C4153.jpg?v=1767100574&width=1445)