(S)-(+)-2,4-Diaminobutyric Acid Dihydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian tentang peptida dan protein, karena kemampuannya untuk berikatan dengan asam amino lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks atau sebagai substrat dalam reaksi enzimatik.
Karakteristik utama dari senyawa ini adalah struktur molekulnya yang memiliki dua gugus amina, yang membuatnya sangat reaktif dan cocok untuk reaksi kimia tertentu. Bentuknya yang berupa padatan kristal memudahkan proses penimbangan dan penggunaan dalam skala laboratorium. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian biokimia, farmakologi, dan kimia organik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan struktur spesifik dan reaktivitas tinggi. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan mahasiswa.
- Bahan baku sintesis peptida untuk penelitian biokimia
- Substrat dalam reaksi enzimatik untuk studi mekanisme katalitik
- Komponen dalam pembuatan obat untuk pengujian farmakologis
- Bahan untuk eksperimen kimia organik dalam pembentukan senyawa kompleks
- Alat bantu dalam analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1883-09-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padatan kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat yang sejuk serta kering untuk mencegah penyerapan kelembapan. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Dalam penanganan, harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kebocoran atau kontaminasi.
- Mustakhimov dkk. (2008). Characterization of the recombinant diaminobutyric acid acetyltransferase from Methylophaga thalassica and Methylophaga alcalica. FEMS Microbiology Letters doi:10.1111/j.1574-6968.2008.01156.x
- (1991). L-2,4 diaminobutyric acid as a new therapeutic principle in the management of human bronchial neoplasms. Lung Cancer doi:10.1016/0169-5002(91)90254-4
- MISITI dkk. (1992). ChemInform Abstract: Synthesis of (3R)‐ and (3S)‐3,4‐Diaminobutyric Acid from L‐Aspartic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.199235266
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
