N,N’-Dibenzoylhydrazine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa kompleks lainnya. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar dalam pembentukan senyawa yang memiliki struktur hidrazin. Dalam proses sintesis, senyawa ini berperan sebagai reaktan yang dapat berikatan dengan berbagai grup fungsi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur yang lebih kompleks.
N,N’-Dibenzoylhydrazine memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi condensasi, reaksi substitusi, dan reaksi hidrolisis. Karena struktur molekulnya yang memiliki dua gugus benzoil, senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk reaksi yang membutuhkan kondisi pelarut organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa heterosiklik dan pengembangan obat. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini sebagai bahan dasar dalam eksperimen kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan stabilitas molekuler.
- Sintesis senyawa heterosiklik seperti indol dan pirimidin karena kemampuannya dalam membentuk ikatan kimia kompleks
- Reaksi kondensasi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur lebih kompleks dan berbagai fungsi kimia
- Pengembangan senyawa obat yang memerlukan struktur hidrazin sebagai bagian dari molekul aktif
- Reaksi substitusi untuk mengganti grup fungsi dalam molekul organik
- Penelitian kimia organik yang memerlukan bahan dasar dengan reaktivitas tinggi dan stabilitas molekuler
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 787-84-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N,N’-Dibenzoylhydrazine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering untuk mencegah reaksi dengan kelembapan atau oksigen. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari dari paparan panas berlebihan. Penggunaan bahan ini harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker, terutama saat melakukan manipulasi fisik atau reaksi kimia.
- Shimizu dkk. (1997). Molting hormonal and larvicidal activities of aliphatic acyl analogs of dibenzoylhydrazine insecticides. Steroids doi:10.1016/s0039-128x(97)00049-4
- Smagghe dkk. (2000). Toxicity of Four Dibenzoylhydrazine Correlates with Evagination-Induction in the Cotton Leafworm. Pesticide Biochemistry and Physiology doi:10.1006/pest.2000.2497
- Darvas dkk. (1998). Synergistic Effects of Verbutin with Dibenzoylhydrazine-Type Ecdysteroid Agonists on Larvae of Aedes aegypti (Diptera: Culicidae). Journal of Economic Entomology doi:10.1093/jee/91.6.1260
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
