Bromanilic Acid (4370-59-6) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai komponen penting dalam sintesis senyawa organik. Bromanilic Acid memiliki struktur kimia yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk mempercepat proses reaksi kimia, baik dalam penelitian maupun pengembangan produk baru.
Bulanilic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga memudahkan para peneliti dalam mengatur kondisi reaksi. Senyawa ini juga memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lain, seperti halogen, alkil, dan hidroksil. Karena sifat tersebut, Bromanilic Acid menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi substitusi dan sintesis.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Bromanilic Acid sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini sangat relevan untuk institusi pendidikan tinggi, laboratorium riset, serta perusahaan yang bergerak di bidang kimia. Ketersediaannya dan kualitasnya membuatnya menjadi bahan yang andal untuk keperluan ilmiah dan industri.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaksi substitusi halogen
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan kosmetik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dan non-heterosiklik
- Pembuatan bahan baku untuk produksi bahan kimia industri
- Uji kualitas dan karakterisasi senyawa kimia dalam laboratorium analisis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4370-59-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
Bulanilic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber panas atau sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penyimpanan, pastikan area laboratorium tetap bersih dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk mencegah paparan langsung.
- Mochida (2010). Structure and properties of a ferrocenylpyrimidine–bromanilic acid hydrogen-bonded supramolecular complex. Inorganica Chimica Acta doi:10.1016/j.ica.2010.06.004
- Zaman dkk. (2001). Synthesis and crystal structures of decamethylferrocenium salts of anilate anions derived from bromanilic acid, chloranilic acid and cyananilic acid. Inorganica Chimica Acta doi:10.1016/s0020-1693(01)00411-x
- KABIR dkk. (2002). One-Dimensional Manganese Assembled Compounds of Bromanilic Acid and Nitranilic Acid. Molecular Crystals and Liquid Crystals doi:10.1080/10587250210785
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
