3,5-Dibromo-4-hydroxybenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks, terutama senyawa yang mengandung struktur aromatik dan substituen halogen. Sebagai salah satu komponen penting dalam sintesis senyawa heterosiklik, senyawa ini memiliki peran kritis dalam pembuatan obat, bahan kimia industri, dan material baru.
Karakteristik utama dari 3,5-Dibromo-4-hydroxybenzaldehyde adalah keberadaan dua atom bromin pada posisi 3 dan 5, serta gugus hidroksil pada posisi 4. Struktur ini memberikan kelarutan yang baik dalam pelarut organik dan memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi redoks yang efektif. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk reaksi yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sangat relevan untuk penelitian kimia organik dan pengembangan senyawa baru. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis, sehingga mendukung inovasi di bidang farmasi dan kimia makanan.
- Sintesis senyawa heterosiklik yang memerlukan substitusi bromin dan hidroksil
- Pembuatan senyawa obat dengan struktur aromatik kompleks
- Reaksi redoks untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis
- Pengembangan bahan kimia industri seperti pewarna dan plastik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2973-77-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya |
3,5-Dibromo-4-hydroxybenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan masker dan sarung tangan disarankan untuk meminimalkan risiko paparan. Pastikan wadah tidak terbuka selama penyimpanan dan simpan di tempat yang tidak mudah terbakar.
—

