Meso-2,3-Dibromosuccinic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang berguna dalam pembuatan senyawa organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk membangun molekul baru, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis kimia.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, meso-2,3-Dibromosuccinic Acid menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai eksperimen. Senyawa ini memiliki titik leleh tinggi dan kestabilan dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penggunaannya. Selain itu, senyawa ini tidak mudah terurai dalam kondisi normal, sehingga memperpanjang masa simpan dan meminimalkan risiko kehilangan kualitas.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam program studi kimia dan teknologi kimia, serta dalam pengembangan produk baru yang memerlukan sintesis senyawa kompleks.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk penelitian kimia murni
- Pembuatan bahan aktif farmasi dalam pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi brom dalam sintesis senyawa heterosiklik
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam analisis kimia organik
- Penelitian tentang struktur dan sifat molekul dalam kimia fisik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 608-36-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
Meso-2,3-Dibromosuccinic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, serta jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk memastikan keselamatan. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan meminimalkan risiko kontaminasi atau kerusakan.
—
