1,11-Dodecadiene adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori senyawa non-heterosiklik. Bahan ini digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering diaplikasikan untuk membangun struktur molekul yang lebih besar, seperti dalam produksi senyawa aromatik atau senyawa dengan rantai karbon panjang. Karena sifatnya yang reaktif, 1,11-Dodecadiene memiliki peran penting dalam reaksi kimia seperti adisi, substitusi, atau polimerisasi.
Senyawa ini memiliki struktur rantai karbon yang panjang dan dua ikatan ganda pada posisi 1 dan 11. Struktur ini memberikan sifat reaktivitas tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang kompleks. Sifat ini membuat 1,11-Dodecadiene menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan dengan kemampuan untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia berbagai jenis.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 1,11-Dodecadiene digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru atau modifikasi senyawa yang sudah ada.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks karena reaktivitas tinggi dan struktur rantai karbon panjang
- Reaksi adisi untuk pembentukan senyawa dengan struktur lebih kompleks
- Pembuatan polimer dengan rantai karbon panjang melalui reaksi polimerisasi
- Modifikasi senyawa organik dalam penelitian kimia murni
- Pengembangan senyawa farmakologis dalam bidang farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5876-87-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1,11-Dodecadiene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat reaktif dan harus disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan jauh dari sumber panas atau sinar matahari langsung. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan area kerja bebas dari percikan dan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
- OPOZDA dkk. (1992). ChemInform Abstract: Reactions of 2‐Arylhydrazones of 1,2,3‐Triketones with 1,2‐ Diaminoethane. Part 1. Synthesis and Spectral Characterization of 6‐ Arylazo‐2,3‐dihydro‐1H‐1,4‐diazepines and 3,10‐Diarylazo‐4,9‐dimethyl‐ 5,8‐diaza‐3,9‐dodecadiene‐2,11‐diones.. ChemInform doi:10.1002/chin.199207125
- Opozda dkk. (1991). Reactions of 2‐arylhydrazones of 1,2,3‐triketones with 1,2‐diaminoethane. I. Synthesis and spectral characterization of 6‐arylazo‐2,3‐dihydro‐1H‐1,4‐diazepines and 3,10‐diarylazo‐4,9‐dimethyl‐5,8‐diaza‐3,9‐dodecadiene‐2,11‐diones. Journal für Praktische Chemie doi:10.1002/prac.19913330413
- Al-Sogair dkk. (2005). Kinetics and mechanism of reduction of 2,8-dimethyl-1,9-diphenyl-3,7-diaza-2,7-nonadiene-1,9-dione dioximatocopper(III) ([CuIII A]+) and 4,6,9-trimethyl-5,8-diaza-4,8-dodecadiene-2,3,10,11-tetraone 3,10-dioximatocopper(III) ([CuIIIB]+) by p-methoxyphenol, 1,2-dihydroxybenzene, 1,4-dihydroxybenzene and some of its derivatives. Transition Metal Chemistry doi:10.1007/s11243-005-2364-8
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
