3,5-Diaminobenzoic Acid adalah senyawa kimia yang memiliki struktur aromatik dengan dua gugus amina pada posisi 3 dan 5. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa peptida dan derivatnya. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks, termasuk dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Karena kemampuannya dalam berikatan dengan berbagai gugus fungsional, 3,5-Diaminobenzoic Acid menjadi pilihan utama dalam reaksi peptidasi dan modifikasi molekuler.
Sifat kimia dan struktur molekulnya membuat 3,5-Diaminobenzoic Acid memiliki reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai reagen. Sifat ini menjadikannya ideal untuk digunakan dalam proses sintesis senyawa dengan struktur kompleks. Selain itu, bahan ini stabil dalam kondisi tertentu dan mudah disimpan, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala penelitian.
Di laboratorium Indonesia, 3,5-Diaminobenzoic Acid sering digunakan dalam penelitian biokimia, farmasi, dan ilmu material. Bahan ini menjadi bagian penting dalam penelitian yang memerlukan senyawa kimia dengan reaktivitas tinggi dan struktur yang dapat dimodifikasi. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, bahan ini menjadi pilihan utama untuk peneliti yang membutuhkan bahan baku berkualitas tinggi.
- Sintesis senyawa peptida untuk penelitian biokimia
- Pembuatan derivat amina dalam studi farmakologi
- Reaksi kimia untuk pengembangan senyawa baru
- Penelitian tentang interaksi molekuler dalam sistem biologis
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 535-87-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
3,5-Diaminobenzoic Acid harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, dalam kondisi kering dan sejuk. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan untuk mencegah degradasi. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit serta pernapasan. Pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari kontaminasi.
- Ryczek dkk. (2014). Hyperbranched polyamides of 3,5-diaminobenzoic acid. Polimery doi:10.14314/polimery.2014.682
- Broncová dkk. (2017). Electrochemical Detection of Sialic Acid Using Phenylboronic Acid‐modified Poly(Diaminobenzoic Acid) Electrodes. Electroanalysis doi:10.1002/elan.201700634
- Du dkk. (2020). Fluorescence Sensing of Caffeine in Tea Beverages with 3,5-diaminobenzoic Acid. Sensors doi:10.3390/s20030819
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
