Dichloroacetaldehyde (DCAA) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat reaktif, sehingga menjadi bahan dasar penting dalam berbagai bidang ilmu kimia. Dalam laboratorium, DCAA sering digunakan sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa heterosiklik, senyawa organik, dan produk farmasi. Karena sifat reaktivitasnya, DCAA juga digunakan dalam reaksi oksidasi dan reduksi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur yang lebih kompleks.
Dichloroacetaldehyde memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, terutama terhadap air dan senyawa polar lainnya. Senyawa ini mudah terurai dalam kondisi tertentu, sehingga memerlukan penanganan yang hati-hati. DCAA juga bersifat korosif, sehingga harus disimpan dan digunakan dalam lingkungan yang aman. Karena sifat ini, DCAA sering dipilih dalam reaksi kimia yang membutuhkan senyawa dengan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional.
Di laboratorium Indonesia, DCAA digunakan dalam penelitian ilmu kimia, farmasi, dan industri kimia. Bahan ini menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan baku kimia dengan sifat reaktif tinggi. Dengan ketersediaan yang cukup dan harga yang kompetitif, DCAA menjadi bahan yang sangat berguna untuk berbagai eksperimen dan penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi oksidasi dalam pembuatan senyawa organik kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa kimia dalam kondisi tertentu
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan kosmetik
- Eksperimen kimia untuk memahami mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 16086-14-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari air dan panas |
Dichloroacetaldehyde harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan air. Bahan ini sangat reaktif dan bersifat korosif, sehingga harus disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
- Hayashi dkk. (2016). Asymmetric Aldol Reaction of Dichloroacetaldehyde Catalyzed by Diarylprolinol. Advanced Synthesis & Catalysis doi:10.1002/adsc.201501111
- Harada dkk. (1998). A Convenient Synthesis of 1,2,3-Triazoles Using Dichloroacetaldehyde. HETEROCYCLES doi:10.3987/com-97-8080
- Usami dkk. (1999). Microwave spectrum of dichloroacetaldehyde oxime. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/s0022-2860(98)00894-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

