1,8-Dichloroanthraquinone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik dan sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur dasar anthraquinone dengan dua klorin yang ditempatkan pada posisi 1 dan 8. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa antiseptik, pigmen, dan bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi oksidasi.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena struktur molekulnya yang kompleks, 1,8-Dichloroanthraquinone memiliki potensi reaktivitas tinggi dalam berbagai reaksi kimia. Karakteristik ini menjadikannya sangat cocok untuk penggunaan dalam laboratorium yang membutuhkan senyawa dengan sifat reaktif dan fleksibel.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku dengan sifat kimia yang spesifik. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti dalam mengakses bahan ini untuk keperluan penelitian dan pengembangan.
- Pembuatan senyawa antiseptik yang memerlukan struktur anthraquinone
- Sintesis pigmen untuk industri tekstil dan kosmetik
- Reaksi substitusi klorin dalam senyawa aromatik
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan senyawa baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 82-43-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat, berwarna putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan udara dan kelembapan. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia sangat disarankan. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini harus dikelola dengan hati-hati dan hanya digunakan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol.
- LOSKUTOV (1997). ChemInform Abstract: One‐Step Synthesis of 4,5‐Dichloroanthrone (II) from 1,8‐ Dichloroanthraquinone (I).. ChemInform doi:10.1002/chin.199717082
- Latef dkk. (1993). Physico-chemical characterization of 1,8-dichloroanthraquinone evaporated thin films. Materials Chemistry and Physics doi:10.1016/0254-0584(93)90173-j
- Loskutov (1996). One-step synthesis of 4,5-dichloroanthrone from 1,8-dichloroanthraquinone. Russian Chemical Bulletin doi:10.1007/bf01431146
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
