2,4-Dichlorobenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks yang memiliki struktur dasar yang sederhana namun sangat fleksibel untuk diubah menjadi senyawa kompleks melalui berbagai reaksi kimia. Sebagai aldehida aromatik, senyawa ini memiliki grup karbonil yang sangat reaktif, sehingga menjadi bahan utama dalam sintesis senyawa heterosiklik, obat-obatan, dan bahan kimia industri.
Karakteristik utama dari 2,4-Dichlorobenzaldehyde adalah keberadaan dua klorin pada cincin benzena, yang memberikan sifat elektronik tertentu dan meningkatkan reaktivitas senyawa tersebut. Karena struktur kimianya yang stabil namun reaktif, senyawa ini sering dipilih dalam berbagai reaksi substitusi, reduksi, dan reaksi coupling. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemudahan dalam penggunaannya membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 2,4-Dichlorobenzaldehyde digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk sintesis senyawa obat, bahan baku industri, dan studi tentang reaktivitas senyawa aromatik. Bahan ini juga sering digunakan dalam pendidikan untuk mengenalkan konsep reaksi organik dan struktur molekul kepada mahasiswa dan peneliti.
- Sintesis senyawa obat-obatan dengan struktur aromatik kompleks
- Reaksi substitusi pada cincin benzena untuk menghasilkan senyawa baru
- Studi tentang reaktivitas aldehida aromatik dalam berbagai kondisi kimia
- Pengembangan bahan baku industri kimia seperti pewarna dan plastik
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 874-42-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
2,4-Dichlorobenzaldehyde harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang cukup stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya ditangani menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas bahan tetap terjaga selama penggunaan.
- Dey dkk. (2012). Palladium-catalyzed site-selective arylation of symmetric dichlorobenzaldehyde to non-symmetric diaryl benzaldehyde via Suzuki coupling. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2012.01.014
- Gawlicka-Chruszcz dkk. (2006). Crystal structure of 2,6-dichlorobenzaldehyde, C7H4Cl2O. Zeitschrift für Kristallographie - New Crystal Structures doi:10.1524/ncrs.2006.0192
- Dey dkk. (2012). ChemInform Abstract: Palladium‐Catalyzed Site‐Selective Arylation of Symmetric Dichlorobenzaldehyde to Non‐symmetric Diaryl Benzaldehyde via Suzuki Coupling.. ChemInform doi:10.1002/chin.201229090
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

