2,6-Dichlorobenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan dua klor pada posisi 2 dan 6, serta gugus aldehid pada posisi 1. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar atau building block untuk menghasilkan senyawa dengan fungsi spesifik, seperti obat, bahan kimia industri, atau senyawa analitik.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 2,6-Dichlorobenzaldehyde menjadi pilihan yang populer dalam reaksi substitusi, reduksi, dan reaksi coupling. Kehadiran klor pada struktur molekulnya memberikan keunikan dalam reaktivitas dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai mekanisme reaksi organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan bahan kimia, serta dalam analisis kualitatif dan kuantitatif. Ketersediaannya dan kestabilannya membuatnya menjadi bahan yang relevan untuk berbagai kebutuhan penelitian di berbagai institusi pendidikan dan industri.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur kompleks karena kemampuannya dalam reaksi substitusi dan coupling.
- Reaksi reduksi untuk menghasilkan senyawa hidroksil atau alkohol dalam sintesis kimia organik.
- Pengembangan bahan kimia industri seperti pewarna, plastik, atau bahan pengawet karena reaktivitasnya yang terkendali.
- Analisis kualitatif melalui reaksi kimia yang spesifik untuk identifikasi senyawa aromatik.
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa halogen pada struktur aromatik dalam studi mekanisme reaksi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 83-38-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung. |
2,6-Dichlorobenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan paparan cahaya langsung. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Dey dkk. (2012). Palladium-catalyzed site-selective arylation of symmetric dichlorobenzaldehyde to non-symmetric diaryl benzaldehyde via Suzuki coupling. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2012.01.014
- Gawlicka-Chruszcz dkk. (2006). Crystal structure of 2,6-dichlorobenzaldehyde, C7H4Cl2O. Zeitschrift für Kristallographie - New Crystal Structures doi:10.1524/ncrs.2006.0192
- Dey dkk. (2012). ChemInform Abstract: Palladium‐Catalyzed Site‐Selective Arylation of Symmetric Dichlorobenzaldehyde to Non‐symmetric Diaryl Benzaldehyde via Suzuki Coupling.. ChemInform doi:10.1002/chin.201229090
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

