3,4-Dichlorobenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan dua klorin pada posisi 3 dan 4, serta gugus aldehida pada posisi 1. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks seperti obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi komponen penting dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi oksidasi.
3,4-Dichlorobenzaldehyde memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan cahaya. Klorin pada struktur ini memberikan kestabilan tertentu, namun juga meningkatkan reaktivitas terhadap reaksi kimia. Senyawa ini mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan harga yang kompetitif, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan praktisi kimia di berbagai institusi pendidikan dan industri.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam pembuatan senyawa fungisida
- Pembuatan bahan kimia industri sebagai bahan baku
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dengan gugus aldehida
- Penggunaan dalam proses oksidasi untuk menghasilkan senyawa aromatik lebih kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6287-38-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3,4-Dichlorobenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Karena sifatnya yang reaktif, bahan ini harus dihindari kontak dengan air atau bahan kimia berlebihan. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia sangat disarankan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menghindari paparan langsung.
- Dey dkk. (2012). Palladium-catalyzed site-selective arylation of symmetric dichlorobenzaldehyde to non-symmetric diaryl benzaldehyde via Suzuki coupling. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2012.01.014
- Gawlicka-Chruszcz dkk. (2006). Crystal structure of 2,6-dichlorobenzaldehyde, C7H4Cl2O. Zeitschrift für Kristallographie - New Crystal Structures doi:10.1524/ncrs.2006.0192
- Dey dkk. (2012). ChemInform Abstract: Palladium‐Catalyzed Site‐Selective Arylation of Symmetric Dichlorobenzaldehyde to Non‐symmetric Diaryl Benzaldehyde via Suzuki Coupling.. ChemInform doi:10.1002/chin.201229090
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

