2,5-Dichlorobenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis organik. Bahan ini merupakan salah satu dari banyak senyawa aromatik yang memiliki struktur dasar benzoat dengan substitusi klor pada posisi ke-2 dan ke-5. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen sintesis.
2,5-Dichlorobenzoic Acid memiliki sifat kimia yang sangat menarik, termasuk tingkat keasaman yang cukup tinggi dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pemisahan dalam laboratorium. Karena sifat fisik dan kimia yang terkendali, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan presisi dan keandalan.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 2,5-Dichlorobenzoic Acid sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam industri farmasi dan pengembangan bahan kimia baru. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang fokus pada sintesis senyawa aktif biologis dan material inovatif. Dengan sifat yang stabil dan aplikasi yang luas, senyawa ini sangat relevan dalam pendidikan dan penelitian di berbagai institusi riset di Indonesia.
- Sintesis senyawa farmakologis sebagai bahan baku untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam sintesis senyawa aromatik kompleks
- Pembuatan senyawa intermediat untuk produksi bahan kimia industri
- Analisis kuantitatif dalam metode kromatografi dan spektroskopi
- Pengujian reaktivitas dalam studi mekanisme reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 50-79-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,5-Dichlorobenzoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, wajib menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan proses penanganan dilakukan di area dengan ventilasi yang baik untuk mencegah akumulasi uap.
- Krishnaiah dkk. (2012). A Validated LC Method for Determination of 2,3-Dichlorobenzoic Acid and its Associated Regio Isomers. Journal of Chromatographic Science doi:10.1093/chromsci/bms017
- Brzyska dkk. (1994). Thermal decomposition of rare earth element complexes with 2,5-dichlorobenzoic acid. Thermochimica Acta doi:10.1016/0040-6031(94)80015-4
- Wang dkk. (2009). Solubility of 3,5-Dimethoxybenzoic Acid, 4-Cyanobenzoic Acid, 4-Acetoxybenzoic Acid, 3,5-Diaminobenzoic Acid, and 2,4-Dichlorobenzoic Acid in Ethanol. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je900190n
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
