Guanylurea Sulfate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis organik. Sebagai salah satu bahan dasar dalam kimia, senyawa ini memiliki peran penting dalam pembentukan struktur molekuler yang kompleks. Bahan ini sering digunakan dalam laboratorium untuk mempercepat proses reaksi kimia yang memerlukan bahan baku dengan sifat tertentu. Dalam konteks penelitian, Guanylurea Sulfate menjadi alat penting untuk memperoleh senyawa baru atau memodifikasi senyawa yang sudah ada.
Guanylurea Sulfate memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga memungkinkan penggunaan yang fleksibel dalam berbagai kondisi reaksi. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan pemisahan. Karena sifat tersebut, Guanylurea Sulfate sering dipilih dalam penelitian yang memerlukan presisi dan keandalan hasil.
Di laboratorium Indonesia, Guanylurea Sulfate digunakan secara luas dalam berbagai bidang seperti farmasi, kimia organik, dan penelitian material. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses sintesis senyawa aktif dan pengembangan produk baru. Dengan keandalan dan ketersediaan yang baik, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan ilmuwan di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan bahan baku dengan reaktivitas tertentu
- Pengembangan obat baru melalui reaksi kimia yang membutuhkan bahan dasar stabil
- Penelitian material kimia untuk aplikasi industri dan teknologi
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses produksi farmasi
- Analisis kimia untuk memahami struktur molekul dan reaktivitas senyawa
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 591-01-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
Guanylurea Sulfate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan sejuk, serta dijauhkan dari bahan kimia lain yang bersifat reaktif. Penggunaan harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
—

