2,2'-Dihydroxy-4-methoxybenzophenone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah dan industri, terutama dalam bidang material dan kimia organik. Senyawa ini memiliki struktur fenol dan metoksi yang memberikan sifat reaktivitas tinggi, menjadikannya bahan penting dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai monomer dalam pembuatan polimer, terutama dalam proses polimerisasi yang memerlukan stabilitas termal dan reaktivitas yang terkendali.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai kondisi lingkungan seperti panas, cahaya, atau bahan kimia tertentu. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan kontrol ketat terhadap kondisi reaksi. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan sintesis.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti dan mahasiswa dalam penelitian terkait material, kimia organik, dan teknologi polimer. Karena keberadaannya yang relatif mudah ditemukan dan harga yang terjangkau, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam banyak eksperimen ilmiah di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Penggunaan dalam sintesis polimer untuk aplikasi material konstruksi
- Sebagai bahan dasar dalam pembuatan bahan kimia organik kompleks
- Dalam penelitian fotopolimerisasi untuk aplikasi teknologi tinggi
- Sebagai reagen dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Aplikasi dalam pengembangan bahan pelindung UV untuk industri kosmetik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 131-53-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifat reaktivitasnya, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan peralatan pelindung seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik untuk mencegah akumulasi uap.
—
