Dimedone, dengan nomor CAS 126-81-8, adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur dasar yang sederhana namun sangat fleksibel, memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis untuk menghasilkan senyawa kompleks. Dimedone sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa lain yang memiliki struktur kompleks. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi pilihan utama karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi Diels-Alder dan reaksi substitusi.
Dimedone memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat bereaksi dengan berbagai reagen seperti aldehida, asam karboksilat, dan basa kuat. Kelebihan utamanya adalah kemampuannya untuk berfungsi sebagai bahan baku yang efisien dan murah dalam pembuatan senyawa organik. Bahan ini juga memiliki kemurnian yang tinggi, sehingga cocok untuk aplikasi laboratorium yang membutuhkan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Dimedone sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam program pendidikan dan penelitian di universitas serta lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses sintesis senyawa yang diperlukan untuk berbagai keperluan, termasuk pengembangan obat dan bahan kimia industri.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Reaksi Diels-Alder dalam pembuatan senyawa kompleks organik
- Pembuatan senyawa aromatik melalui reaksi substitusi
- Penelitian kimia organik dalam pendidikan tinggi
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 126-81-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Dimedone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan yang stabil dan tidak terkena udara bebas. Pemakaian Dimedone harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan bahwa bahan ini tidak tercampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
- Seth dkk. (2011). Dimedone and phenylazo dimedone chelates of europium as emitters in polymers. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.33741
- Li dkk. (2012). Reversible Alkylation of Dimedone with Aldehyde: A Neglected Way for Maximizing Selectivity of Three‐Component Reactions of Dimedone and an Aldehyde. Advanced Synthesis & Catalysis doi:10.1002/adsc.201200299
- Li dkk. (2013). ChemInform Abstract: Reversible Alkylation of Dimedone with Aldehyde: A Neglected Way for Maximizing Selectivity of Three‐Component Reactions of Dimedone and an Aldehyde.. ChemInform doi:10.1002/chin.201310154
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
