4-Dimethylaminobenzoic Acid (DMABA) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan berperan penting dalam sintesis senyawa lain, terutama dalam bidang peptida dan kimia organik. Sebagai bahan dasar, DMABA sering digunakan sebagai prekursor dalam pembuatan senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas farmakologis. Di laboratorium, senyawa ini menjadi bagian dari proses sintesis dan karakterisasi senyawa kompleks.
DMABA memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena sifat ini, senyawa ini sering dipilih untuk eksperimen yang memerlukan presisi tinggi dan kontrol lingkungan. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai reaktan membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian, termasuk dalam bidang farmasi, biokimia, dan kimia makanan. Peneliti menggunakan DMABA untuk mengembangkan senyawa baru atau memahami mekanisme reaksi kimia tertentu. Karena kebutuhan akan senyawa kimia berkualitas tinggi, DMABA menjadi bahan yang sering dicari oleh para peneliti di berbagai institusi penelitian.
- Sintesis senyawa peptida untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan senyawa bioaktif dalam penelitian farmakologi
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam kimia organik
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam bidang kimia makanan
- Penelitian tentang struktur dan fungsi molekul kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 619-84-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
DMABA harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan udara lembap. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Pastikan proses penggunaan dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol untuk meminimalkan risiko.
- Revill dkk. (1992). Anomalous fluorescence properties of 4-N,N-dimethylaminobenzoic acid in polar solvents. Journal of Fluorescence doi:10.1007/bf00867670
- Irshaidat (2017). Unique and Novel Hydrogen Bonding at the Frontiers: 2-Dimethylaminobenzoic Acid and MFn Interaction as Model. Oriental Journal of Chemistry doi:10.13005/ojc/330511
- Jiang dkk. (1995). Dual Fluorescence of p -Dimethylaminobenzoic Acid in Cetyltrimethylammonium Bromide (CTAB)/1-Heptanol/Water Reverse Micelle. Applied Spectroscopy doi:10.1366/0003702953964868
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
