2,2'-Dinaphthyl Ether adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan merupakan bagian dari kategori senyawa non-heterosiklik yang sering digunakan dalam penelitian kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu dalam pembentukan ikatan dan struktur molekuler yang lebih kompleks.
Senyawa ini memiliki sifat kimia stabil dan tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lainnya, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Karena sifatnya yang tidak reaktif, senyawa ini juga cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kontrol ketat terhadap kondisi reaksi. Selain itu, struktur molekulnya yang jelas dan terdefinisi memudahkan analisis dan identifikasi dalam proses penelitian.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa kompleks dan dalam studi struktur molekul. Bahan ini juga menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan baku kimia yang stabil dan mudah diakses. Karena kehandalannya, senyawa ini menjadi bagian penting dari kebutuhan bahan kimia di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks karena struktur molekul yang stabil dan terdefinisi.
- Pengembangan senyawa heterosiklik sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia organik.
- Penelitian struktur molekul untuk memahami interaksi kimia dalam berbagai kondisi.
- Pembuatan bahan kimia intermediet dalam proses produksi senyawa farmakologis.
- Analisis kimia untuk identifikasi senyawa dalam sampel organik yang kompleks.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 613-80-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- MODIANO dkk. (1992). ChemInform Abstract: Intramolecular Photoassociation and Photoinduced Charge Transfer in Bridged Diaryl Compounds. Part 1. Photoassociation in the Lowest Triplet State of 2,2′‐Dinaphthylmethane and 2,2′‐Dinaphthyl Ether. ChemInform doi:10.1002/chin.199207038
- Biland-Thommen dkk. (2004). Double benzyne–furan cycloaddition and the assembly of 1,1′-binaphthyl and 1,1′-dinaphthyl ether systems. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2004.03.002
- Yoneyama dkk. (2002). Promoting Effect of H2O Addition on C−O Bond Cleavage and Hydrogenation of Dinaphthyl Ether over MoS2 Catalyst in Situ Generated from Ammonium Tetrathiomolybdate. Energy & Fuels doi:10.1021/ef0102420
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
