2-(2,4-Dinitrophenylthio)benzothiazole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan pembentukan ikatan tiofenil dan struktur benzotiazol. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun yang sangat penting dalam pengembangan senyawa baru, terutama dalam bidang farmakologi dan kimia organik.
Karakteristik utama dari senyawa ini termasuk kestabilan kimia dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi kimia lainnya. Struktur kimianya yang kompleks membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk reaksi yang memerlukan reaktivitas tinggi dan presisi. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat non-volatil yang memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam lingkungan laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian dan pengembangan senyawa baru, terutama dalam bidang farmasi dan kimia organik. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk memperluas pengetahuan dan pengembangan produk kimia yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi tiofenil dalam kimia organik
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi
- Uji keterikatan senyawa dalam reaksi kimia kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 17586-89-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di tempat dingin dan kering sangat dianjurkan untuk mempertahankan kualitas dan kestabilan senyawa. Saat menangani senyawa ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya yang kuat, senyawa ini harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
—
