Diphenic Anhydride (DPA) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa heterosiklik, resin, dan bahan polimer. Di laboratorium, DPA berperan sebagai komponen penting dalam reaksi esterifikasi dan reaksi penggabungan molekul. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, DPA menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Diphenic Anhydride memiliki struktur molekul yang terdiri dari dua gugus fenil yang terhubung melalui anhidrida. Sifat ini memberikan kestabilan kimia yang baik, sehingga memungkinkan reaksi berlangsung dalam kondisi yang terkendali. Senyawa ini juga memiliki titik leleh tinggi dan daya tahan terhadap reaksi kimia yang tidak diinginkan. Karakteristik ini menjadikannya cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan ketelitian dan kontrol tinggi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Diphenic Anhydride digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan bahan polimer, serta dalam industri farmasi dan kimia. Bahan ini sangat relevan bagi peneliti yang bekerja di bidang sintesis senyawa kompleks dan pengembangan produk kimia baru. Dengan sifat yang tepat, DPA menjadi alat yang sangat bermanfaat dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium lokal.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia farmasi
- Pembuatan resin dan bahan polimer dalam industri material kimia
- Reaksi esterifikasi untuk produksi bahan baku industri kimia
- Penelitian kimia organik dalam pengembangan senyawa baru
- Pengujian reaktivitas senyawa anhidrida dalam kondisi reaksi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6050-13-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Diphenic Anhydride harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas atau kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditempatkan di area yang terkendali dan diakses hanya oleh personel yang terlatih. Penggunaan masker dan sarung tangan dianjurkan untuk mencegah paparan yang tidak terencana.
- Micó-Tormos dkk. (2009). Determination of fatty alcohol ethoxylates with diphenic anhydride derivatization and liquid chromatography with spectrophotometric detection. Journal of Chromatography A doi:10.1016/j.chroma.2009.01.100
- Matos dkk. (2005). Thermochemistry of diphenic anhydride. A combined experimental and theoretical study. Molecular Physics doi:10.1080/00268970500096301
- Wiersum dkk. (1993). Flash vacuum thermolysis of biphenylene and diphenic anhydride. Formation of 6b,7,10,10a-tetrahydro-as-indaceno[1,8-jkl]fluoranthene. Evidence for the intermediacy of as-indacene on the C12H8 potential energy surface.. Tetrahedron Letters doi:10.1016/0040-4039(93)88119-4
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
