Diphenylacetylene (501-65-5) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan ikatan triple karbonil yang stabil. Sebagai salah satu komponen penting dalam kelompok building blocks, Diphenylacetylene memainkan peran kunci dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam farmakologi, material, dan industri kimia.
Karakteristik utama Diphenylacetylene termasuk struktur molekul yang terdiri dari dua gugus fenil yang terhubung oleh ikatan triple karbonil. Struktur ini memberikan sifat reaktivitas yang tinggi, sehingga memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lain yang berguna dalam sintesis senyawa kompleks. Karena sifat kimianya yang stabil, senyawa ini juga bisa digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium yang beragam.
Di laboratorium Indonesia, Diphenylacetylene sering digunakan oleh peneliti kimia dan ilmuwan untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan teknologi. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang penting dalam penelitian ilmiah.
- Pengembangan senyawa farmakologis untuk pengobatan penyakit kronis
- Sintesis senyawa organik kompleks dalam penelitian material baru
- Reaksi kimia untuk pembentukan ikatan triple dalam senyawa aromatik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi berbeda
- Penggunaan dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks dan aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 501-65-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Diphenylacetylene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Selama penyimpanan, pastikan suhu ruangan tetap sejuk dan kering untuk mempertahankan kualitas bahan.
- Sakaguchi dkk. (2020). Metathesis polymerization of monomers containing two diphenylacetylene units: synthesis and properties of poly(diphenylacetylene)s bearing diphenylacetylene units on the side chain. Polymer Chemistry doi:10.1039/d0py01182g
- Hirata dkk. (1995). Rotational relaxation of rod like molecules: Diphenylacetylene in various solvents. Journal of Molecular Liquids doi:10.1016/0167-7322(95)00890-7
- (1994). Fluorinated diphenylacetylene membrane. Membrane Technology doi:10.1016/0958-2118(94)90020-5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
