N,N’-Diphenylethylenediamine (DPED) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari dua gugus fenil yang terhubung oleh etilenediamine, memberikan sifat reaktivitas tinggi yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis. Dalam laboratorium, DPED sering digunakan sebagai prekursor untuk pembuatan senyawa organik seperti dyes, pigments, dan bahan kimia industri. Karena sifatnya yang stabil dan mudah diubah melalui reaksi kimia, DPED menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
DPED memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi substitusi dan kondensasi dengan berbagai reaktan. Karakteristik utamanya adalah kemampuannya untuk berikatan dengan gugus fungsi lain, sehingga memperluas kemungkinan aplikasi dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini juga memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, menjadikannya cocok untuk penggunaan dalam kondisi laboratorium yang memerlukan suhu stabil.
Di laboratorium Indonesia, DPED digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan industri. Banyak institusi pendidikan tinggi dan perusahaan riset menggunakan bahan ini untuk eksperimen sintesis senyawa organik dan pengembangan produk kimia baru. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kualitasnya yang baik, DPED menjadi bahan yang sangat diminati di berbagai bidang ilmu kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Pembuatan pigmen dan zat warna untuk industri tekstil dan makanan
- Pengembangan bahan kimia industri seperti polimer dan resin
- Eksperimen kimia dalam bidang farmasi untuk sintesis obat
- Penelitian tentang reaksi kimia dan mekanisme reaksi dalam kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 150-61-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
N,N’-Diphenylethylenediamine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Wadah penyimpanan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Selama penyimpanan, pastikan ruangan tetap kering dan suhu stabil untuk mencegah perubahan sifat kimia. Penggunaan bahan ini harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol dan dengan perlengkapan pelindung yang sesuai.
- Mazurek dkk. (2003). Chiral macrocyclic lanthanide complexes derived from (1R,2R)-1,2-diphenylethylenediamine and 2,6-diformylpyridine. Polyhedron doi:10.1016/s0277-5387(03)00406-6
- Nagaoka dkk. (2002). Spectrofluorometric Determination of Catechins with 1,2-Diphenylethylenediamine. Analytical Sciences doi:10.2116/analsci.18.951
- Li dkk. (2004). Asymmetric Hydrogenation of Ketones with Polymer‐Supported Chiral 1,2‐Diphenylethylenediamine.. ChemInform doi:10.1002/chin.200414033
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
