1,4-Dimethylnaphthalene adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa pembangun non-heterosiklik, yang sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa kompleks. Sebagai senyawa aromatik, 1,4-Dimethylnaphthalene memiliki struktur molekuler yang stabil dan reaktivitas yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis. Dalam laboratorium, bahan ini sering diaplikasikan untuk pengembangan produk kimia baru, pengujian reaktivitas, serta dalam penelitian material.
Karakteristik utama dari 1,4-Dimethylnaphthalene adalah kestabilannya dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia seperti substitusi, oksidasi, dan reduksi. Senyawa ini juga memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi, sehingga cocok untuk proses yang memerlukan suhu tinggi. Sifat fisika dan kimia yang konsisten membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk eksperimen yang memerlukan presisi dan kontrol.
Di laboratorium Indonesia, 1,4-Dimethylnaphthalene digunakan dalam berbagai bidang seperti kimia organik, farmasi, dan material. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa kompleks, pengembangan obat, serta karakterisasi material. Ketersediaannya dan sifatnya yang baik menjadikannya bahan yang relevan untuk kebutuhan penelitian lokal.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan produk kimia
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi substitusi dan oksidasi
- Penelitian material dengan struktur molekuler tertentu
- Pengembangan obat dan senyawa farmakologis baru
- Karakterisasi senyawa dalam analisis kimia dan spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 571-58-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna cokelat kekuningan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena bersifat kimia, wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
- Takano dkk. (1995). Separation of 2,6-dimethylnaphthalene from other dimethylnaphthalene isomers. Zeolites doi:10.1016/0144-2449(95)99151-c
- Yamamoto dkk. (1995). Separation of 2,6-dimethylnaphthalene from a mixture of dimethylnaphthalene isomers. Zeolites doi:10.1016/0144-2449(95)99150-l
- Kang dkk. (2014). Separation of 2,6-dimethylnaphthalene in Dimethylnaphthalene Isomers Mixture by Crystallization Operation. Applied Chemistry for Engineering doi:10.14478/ace.2013.1118
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
