1,8-Dibromooctane adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini berupa cairan tidak berwarna dengan aroma khas dan memiliki sifat polar yang rendah. Senyawa ini sering digunakan dalam sintesis senyawa organik kompleks karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional. Dalam proses reaksi kimia, 1,8-Dibromooctane berperan sebagai reaktan atau bahan intermediet yang membantu pembentukan struktur molekuler baru.
Karena sifatnya yang stabil dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai substrat, 1,8-Dibromooctane menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan reaksi substitusi atau reaksi adisi. Senyawa ini memiliki titik didih yang tinggi dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan isolasi produk akhir. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai aplikasi kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas yang baik.
Di laboratorium Indonesia, 1,8-Dibromooctane digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian obat, material polimer, dan senyawa organik lainnya. Ketersediaannya yang relatif mudah dan keandalan sifatnya menjadikannya pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian dan industri di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks karena reaktivitas dan kemampuan berikatan yang baik
- Reaksi substitusi bromo pada rantai karbon untuk pembentukan senyawa baru
- Pembuatan bahan polimer dengan struktur tertentu melalui reaksi adisi
- Penelitian farmakologi untuk pengembangan senyawa obat baru
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi reaksi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4549-32-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1,8-Dibromooctane harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat korosif dan dapat menyebabkan iritasi kulit, sehingga penggunaan sarung tangan dan alat pelindung diri dianjurkan. Pastikan wadah tidak bocor dan simpan di area yang tidak terjangkau oleh anak-anak dan hewan. Selama penyimpanan, hindari kontak dengan air dan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
- Singh dkk. (2010). Normal co-ordinate analysis of 1, 8-dibromooctane. Indian Journal of Physics doi:10.1007/s12648-010-0035-x
- Melean dkk. (2000). A novel 4,5-dibromooctane-1,8-diol linker for solid-phase oligosaccharide synthesis. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(00)00663-8
- Serrano-González dkk. (2000). Structural aspects of a commensurate tunnel inclusion compound of tri-ortho-thymotide containing 1,8-dibromooctane guest molecules. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/s0022-2860(99)00279-3
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
