2,2-Dichlorobutane adalah senyawa kimia organik yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa pembangun (building blocks) yang memiliki struktur dasar yang dapat diubah menjadi senyawa kompleks melalui reaksi kimia tertentu. Sebagai senyawa halogenasi, 2,2-Dichlorobutane memiliki potensi untuk digunakan dalam sintesis senyawa organik, termasuk dalam pembuatan obat, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk reaksi substitusi.
Karena struktur molekulnya yang sederhana dan reaktivitas yang baik, 2,2-Dichlorobutane sering dipilih sebagai bahan baku dalam reaksi substitusi halogen atau reaksi eliminasi. Senyawa ini memiliki sifat polaritas rendah dan volatilitas tinggi, sehingga mudah dalam proses penguapan dan pemisahan. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang praktis dalam berbagai eksperimen kimia yang memerlukan kecepat dan presisi.
Di laboratorium Indonesia, 2,2-Dichlorobutane digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik, analisis kimia, dan pengembangan bahan baru. Bahan ini juga sering ditemukan dalam eksperimen pendidikan tingkat universitas dan lembaga penelitian untuk memperluas pemahaman tentang reaktivitas senyawa halogenasi.
- Sintesis senyawa organik kompleks melalui reaksi substitusi halogen
- Pengujian reaktivitas senyawa halogenasi dalam reaksi kimia
- Pembuatan bahan baku untuk produksi obat dan bahan kimia industri
- Eksperimen pendidikan untuk memahami mekanisme reaksi kimia
- Analisis kimia dalam proses pemisahan dan identifikasi senyawa
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4279-22-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,2-Dichlorobutane harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat volatilnya, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati dan dalam ruang dengan ventilasi yang baik. Penggunaan masker dan sarung tangan yang sesuai dianjurkan untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Jia dkk. (2019). Improving the Mechanical and Surface Properties of Aramid Fiber by Grafting with 1,4-Dichlorobutane under Supercritical Carbon Dioxide. Materials doi:10.3390/ma12223766
- Katano (2004). Ion-transfer voltammetry at 1,6-dichlorohexane?water and 1,4-dichlorobutane?water interfaces. Talanta doi:10.1016/j.talanta.2003.10.044
- Han dkk. (2019). Schiff base functionalized chitosan anion exchange membranes with 1,4-dichlorobutane as the crosslinker. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2019.06.031
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
