Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 126-00-1

Diphenolic Acid TCI D1274

Diphenolic Acid TCI D1274
Harga reguler Rp 1.859.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.859.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Deskripsi

TCI D1274 dengan nomor CAS 126-00-1 adalah Diphenolic Acid, senyawa padat yang memiliki dua cincin fenol dan satu gugus asam karboksilat dalam satu kerangka molekul, tersedia dalam kemasan 25 g dan 500 g. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini menarik perhatian karena dapat diperoleh dari asam levulinat yang berasal dari biomassa, sehingga sering disebut sebagai kandidat pengganti bisfenol A berbasis sumber terbarukan. Di laboratorium, bahan ini menjadi titik awal penelitian polimer, resin, serta bahan pelapis yang lebih berkelanjutan.

Sifat yang menjadikannya bernilai adalah kehadiran tiga gugus fungsi reaktif sekaligus: dua gugus hidroksil fenolik yang dapat mengalami eterifikasi, esterifikasi, maupun reaksi dengan epiklorohidrin, serta satu gugus karboksilat yang membuka jalan menuju amidasi dan pembentukan poliester. Kombinasi ini memberi kebebasan besar dalam merancang struktur polimer, termasuk pengaturan tingkat ikat silang. Struktur aromatik gandanya juga menyumbang kekakuan rantai dan ketahanan panas pada material hasil, sedangkan bentuk padatnya memudahkan penimbangan yang teliti.

Di Indonesia, senyawa ini relevan bagi laboratorium kimia polimer dan material perguruan tinggi, pusat riset biomassa dan bioekonomi, serta unit pengembangan industri cat, perekat, dan resin. Mengingat Indonesia memiliki sumber biomassa yang melimpah, penelitian mengenai turunan asam levulinat seperti diphenolic acid memiliki daya tarik strategis. Pilihan kemasan 25 g untuk penelitian awal dan 500 g untuk sintesis polimer skala lebih besar memudahkan penyesuaian dengan tahapan riset.

Aplikasi Laboratorium

  • Sintesis resin epoksi berbasis biomassa, karena dua gugus fenolnya dapat direaksikan dengan epiklorohidrin membentuk prekursor resin pengganti turunan bisfenol A.
  • Penelitian poliester dan poliamida, sebab gugus karboksilatnya menyediakan titik polimerisasi tambahan yang memungkinkan perancangan rantai polimer bercabang.
  • Pengembangan bahan pelapis dan perekat, karena kerangka aromatik gandanya memberikan kekakuan serta ketahanan panas pada material yang dihasilkan.
  • Kajian valorisasi biomassa, sebab senyawa ini merupakan turunan asam levulinat sehingga menjadi model nyata pemanfaatan bahan baku terbarukan menjadi produk bernilai.
  • Sintesis surfaktan dan senyawa antara khusus, karena kombinasi gugus fenolik dan karboksilat memungkinkan modifikasi selektif menuju molekul amfifilik.

Spesifikasi

  • Merek: TCI
  • Nomor CAS: 126-00-1
  • Kategori: Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
  • Varian/kemasan: 25 g dan 500 g
  • Bentuk fisik: padatan
  • Catatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya langsung

Penanganan dan Penyimpanan

Simpan padatan ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di ruang penyimpanan sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari basa kuat serta bahan pengoksidasi. Karena senyawa fenolik cenderung menyerap kelembapan dan dapat berubah warna bila terpapar udara serta cahaya dalam waktu lama, tutup kembali wadah segera setelah pengambilan dan gunakan sendok yang kering. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang, sebaiknya di dalam lemari asam agar debu halus tidak terhirup. Kumpulkan sisa bahan pada wadah limbah padat berlabel.

English

TCI D1274, Diphenolic Acid (CAS 126-00-1), is a crystalline building block bearing two phenolic hydroxyl groups and one carboxylic acid function, available in 25 g and 500 g packages. Derived from levulinic acid, it is widely investigated as a renewable, biomass-based alternative to bisphenol A in epoxy resins, coatings, and adhesives. Its three reactive handles allow chemists to tune crosslink density and polymer architecture: the phenols undergo etherification and reaction with epichlorohydrin, while the carboxyl group enables esterification and amidation. The rigid bis-aromatic core contributes thermal resistance and mechanical stiffness to the resulting materials, making the compound valuable for polymer chemistry and biomass valorisation research.

Referensi Ilmiah

  • Fulignati dkk. (2023). Challenges and Opportunities in the Catalytic Synthesis of Diphenolic Acid and Evaluation of Its Application Potential. Molecules doi:10.3390/molecules29010126
  • ZHANG (2009). SYNTHESIS OF AROMATIC POLYESTERS FROM ESTERS OF DIPHENOLIC ACID AND ISOPHTHALOYL CHLORIDE BY INTERFACIAL POLYCONDENSATION. Acta Polymerica Sinica doi:10.3724/sp.j.1105.2008.01135
  • Shen dkk. (2014). Catalytic Synthesis of Diphenolic Acid from Levulinic Acid over Bronsted Acidic Ionic Liquids. BioResources doi:10.15376/biores.9.2.3264-3275

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap