TCI D1282 3,5-Dimethylcyclohexanone (mixture of isomers) adalah keton siklik dengan dua gugus metil yang ditempatkan secara simetris pada posisi 3 dan 5 dari cincin sikloheksanon, dipasok sebagai campuran isomer. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini banyak digunakan sebagai kerangka awal dalam sintesis organik bertingkat, khususnya ketika peneliti menginginkan gugus karbonil yang reaktif namun tetap dikelilingi lingkungan sterik yang terdefinisi. Struktur simetrisnya memberi keuntungan praktis karena mengurangi jumlah produk isomerik yang mungkin terbentuk pada beberapa jenis reaksi transformasi gugus fungsi.
Kesimetrian pada posisi 3 dan 5 membuat kedua sisi cincin relatif setara terhadap karbonil, sehingga spektrum NMR yang dihasilkan lebih sederhana dan lebih mudah ditafsirkan dibandingkan isomer yang tidak simetris. Karakteristik ini sangat membantu ketika peneliti perlu memastikan keberhasilan reaksi secara cepat melalui analisis spektroskopi rutin. Selain itu, posisi metil yang jauh dari karbonil menjaga reaktivitas gugus keton tetap tinggi terhadap reagen nukleofilik, reduktor hidrida, maupun reagen pembentuk enolat. Wujud cairnya memudahkan penakaran volumetrik dan pencampuran homogen dalam berbagai sistem pelarut organik laboratorium.
Di Indonesia, senyawa ini banyak dimanfaatkan pada penelitian kimia organik sintetik di universitas, laboratorium riset bahan aktif, dan unit pengembangan produk industri kimia halus. Pilihan kemasan 5 mL dan 25 mL memungkinkan laboratorium menyesuaikan pembelian dengan skala percobaan, mulai dari uji pendahuluan berskala milimol hingga rangkaian reaksi berulang untuk optimasi kondisi. Pola ini juga membantu efisiensi pengelolaan gudang bahan kimia dan meminimalkan sisa bahan yang tidak terpakai pada akhir periode penelitian.
- Sintesis bertingkat senyawa alisiklik, karena karbonilnya reaktif dan dapat diubah menjadi berbagai gugus fungsi turunan melalui reaksi standar laboratorium organik.
- Pembentukan enol eter dan enamina, sebab posisi alfa yang tidak tersubstitusi memungkinkan reaksi enolisasi berjalan lancar tanpa halangan sterik berlebih.
- Reduksi stereoselektif menjadi 3,5-dimetilsikloheksanol, karena hasilnya berguna untuk mempelajari selektivitas reagen hidrida terhadap cincin sikloheksanon tersubstitusi.
- Riset senyawa pewangi dan bahan antara flavor, karena struktur dimetilsikloheksanon merupakan motif umum dalam eksplorasi molekul aroma di laboratorium pengembangan.
- Verifikasi kinerja instrumen GC-MS dan NMR, karena spektrum senyawa simetris ini relatif sederhana sehingga cocok dipakai dalam pemeriksaan rutin metode analisis.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D1282 |
|---|---|
| Nomor CAS | 2320-30-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 mL dan 25 mL |
| Bentuk fisik | cairan organik, campuran isomer |
| Penyimpanan | tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dalam wadah tertutup rapat |
Simpan pada suhu ruang terkendali di lemari bahan kimia organik yang kering dan berventilasi, jauh dari sumber api, permukaan panas, dan paparan sinar matahari langsung. Gunakan wadah asli bertutup rapat, dan hindari memindahkan bahan ke wadah plastik yang tidak tahan pelarut organik. Semua kegiatan penakaran dan pemindahan sebaiknya dilaksanakan di dalam lemari asam agar uapnya tidak terhirup. Lengkapi diri dengan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Pisahkan dari bahan pengoksidasi kuat serta asam pekat, dan buang sisa bahan sesuai prosedur limbah kimia yang berlaku.
—
