Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 102-32-9

3,4-Dihydroxyphenylacetic Acid, CAS 102-32-9, TCI D1283

3,4-Dihydroxyphenylacetic Acid, CAS 102-32-9, TCI D1283

Identitas Kimia

Nama lain
4-Carboxymethylcatechol · 4-Carboxymethylpyrocatechol · Catechol-4-acetic Acid · Homoprotocatechuic Acid · Pyrocatechol-4-acetic Acid
No. CAS
102-32-9
PubChem
CID 547·SID 87567816
Rumus molekul
C8H8O4
Berat molekul
168.15 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(3,4-dihydroxyphenyl)acetic acid
SMILES
C1=CC(=C(C=C1CC(=O)O)O)O
InChIKey
CFFZDZCDUFSOFZ-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00004338
Harga reguler Rp 6.625.500,00
Harga reguler Rp 4.648.350,00 Harga obral Rp 6.625.500,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

3,4-Dihydroxyphenylacetic Acid, yang lebih dikenal dengan singkatan DOPAC, adalah asam fenilasetat dengan gugus katekol (dua hidroksil berdampingan) pada cincin aromatiknya. Di bidang biologi, DOPAC dikenal sebagai salah satu metabolit utama dopamin, sehingga banyak dipakai di laboratorium neurokimia dan farmakologi. Di laboratorium kimia, senyawa ini juga berperan sebagai building block non-heterosiklik untuk sintesis turunan katekol, ester, amida, dan senyawa polifenol lain dengan kerangka fenilasetat.

Struktur DOPAC membuatnya istimewa. Gugus katekol bersifat redoks-aktif dan mudah teroksidasi, sehingga senyawa ini dapat dideteksi dengan sangat sensitif oleh detektor elektrokimia. Sementara itu, gugus asam karboksilatnya memberi titik reaksi yang praktis untuk derivatisasi. Gabungan dua fungsi ini menjadikan DOPAC berguna sebagai standar analitik sekaligus bahan sintesis. Kepekaannya terhadap oksidasi juga berarti mutu bahan awal sangat menentukan keakuratan hasil, dan di sinilah produk TCI yang terkarakterisasi dengan baik membantu peneliti.

Di Indonesia, DOPAC relevan bagi laboratorium farmakologi dan neurosains di fakultas kedokteran, farmasi, dan biologi yang meneliti metabolisme dopamin, efek senyawa obat atau ekstrak herbal terhadap sistem saraf, maupun model hewan penyakit neurodegeneratif. Laboratorium kimia bahan alam juga memakainya sebagai senyawa pembanding polifenol. Kemasan 25 g cukup untuk menyiapkan banyak larutan standar dan untuk eksperimen sintesis skala laboratorium dalam jangka waktu yang cukup panjang.

  • Standar analitik HPLC-ECD: gugus katekolnya mudah teroksidasi di permukaan elektroda sehingga DOPAC dapat dikuantifikasi sangat sensitif sebagai pembanding dalam analisis metabolit dopamin.
  • Riset neurokimia dan farmakologi: sebagai metabolit dopamin, DOPAC dipakai untuk kalibrasi dan validasi metode pengukuran perputaran dopamin pada sampel jaringan otak hewan percobaan.
  • Sintesis turunan katekol: gugus asam karboksilatnya dapat diesterifikasi atau diamidasi sehingga cocok untuk membuat pustaka senyawa polifenol dengan kerangka fenilasetat.
  • Studi antioksidan: sifat redoks gugus katekol menjadikannya senyawa model untuk mempelajari mekanisme penangkapan radikal dan membandingkan aktivitas antioksidan polifenol lain.
  • Penelitian metabolisme polifenol: DOPAC juga dikenal sebagai produk metabolisme flavonoid oleh mikrobiota usus sehingga berguna sebagai standar dalam studi nutrisi dan pangan fungsional.

Merek TCI (kode produk D1283)
Nomor CAS 102-32-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik padatan (serbuk/kristal)
Penyimpanan tertutup rapat, sejuk, terlindung dari cahaya dan udara karena peka oksidasi

Karena gugus katekolnya peka terhadap oksidasi oleh udara dan cahaya, simpan DOPAC dalam botol asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan gelap. Bila memungkinkan, isi ruang kosong botol dengan gas inert setelah dibuka. Perubahan warna serbuk menjadi lebih gelap dapat menandakan oksidasi. Larutan standar sebaiknya dibuat segar dan bila perlu disiapkan dalam larutan asam atau dengan antioksidan sesuai metode yang dipakai. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan masker debu saat menimbang, dan baca SDS dari TCI sebelum memakai.

  • Michalkiewicz dkk. (2010). Anodic oxidation of 3,4-dihydroxyphenylacetic acid on carbon electrodes in acetic acid solutions. Bioelectrochemistry doi:10.1016/j.bioelechem.2009.11.002
  • Raj dkk. (2001). Simultaneous Electroanalysis of Ascorbic Acid, Dihydroxyphenylacetic Acid, Homovanillic Acid and Uric Acid Using Gold Electrode Modified with Cationic Self-Assembled Monolayers. Chemistry Letters doi:10.1246/cl.2001.670
  • Chapman dkk. (1990). Effects of phencyclidine on extracellular levels of dopamine, dihydroxyphenylacetic acid and homovanillic acid in conscious and anesthetized rats. Neuropharmacology doi:10.1016/0028-3908(90)90089-a

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.