3,4-Dihydroxyphenylacetic Acid, yang lebih dikenal dengan singkatan DOPAC, adalah asam fenilasetat dengan gugus katekol (dua hidroksil berdampingan) pada cincin aromatiknya. Di bidang biologi, DOPAC dikenal sebagai salah satu metabolit utama dopamin, sehingga banyak dipakai di laboratorium neurokimia dan farmakologi. Di laboratorium kimia, senyawa ini juga berperan sebagai building block non-heterosiklik untuk sintesis turunan katekol, ester, amida, dan senyawa polifenol lain dengan kerangka fenilasetat.
Struktur DOPAC membuatnya istimewa. Gugus katekol bersifat redoks-aktif dan mudah teroksidasi, sehingga senyawa ini dapat dideteksi dengan sangat sensitif oleh detektor elektrokimia. Sementara itu, gugus asam karboksilatnya memberi titik reaksi yang praktis untuk derivatisasi. Gabungan dua fungsi ini menjadikan DOPAC berguna sebagai standar analitik sekaligus bahan sintesis. Kepekaannya terhadap oksidasi juga berarti mutu bahan awal sangat menentukan keakuratan hasil, dan di sinilah produk TCI yang terkarakterisasi dengan baik membantu peneliti.
Di Indonesia, DOPAC relevan bagi laboratorium farmakologi dan neurosains di fakultas kedokteran, farmasi, dan biologi yang meneliti metabolisme dopamin, efek senyawa obat atau ekstrak herbal terhadap sistem saraf, maupun model hewan penyakit neurodegeneratif. Laboratorium kimia bahan alam juga memakainya sebagai senyawa pembanding polifenol. Kemasan 25 g cukup untuk menyiapkan banyak larutan standar dan untuk eksperimen sintesis skala laboratorium dalam jangka waktu yang cukup panjang.
Produk TCI terkait
- 3,4-Dimethoxyphenylacetone, CAS 776-99-8, TCI V0052
- 4-Benzyloxy-3-methoxyphenylacetic Acid, CAS 29973-91-9, TCI B4800
- 4-Butoxyphenylacetic Acid, CAS 4547-57-3, TCI B4742
- 2-Bromo-4-methoxyphenylacetic Acid, CAS 66916-99-2, TCI B4737
- 3-Bromo-4-methoxyphenylacetic Acid, CAS 774-81-2, TCI B4677
- 3-Benzyloxyphenylacetic Acid, CAS 1860-58-8, TCI B4674
- Standar analitik HPLC-ECD: gugus katekolnya mudah teroksidasi di permukaan elektroda sehingga DOPAC dapat dikuantifikasi sangat sensitif sebagai pembanding dalam analisis metabolit dopamin.
- Riset neurokimia dan farmakologi: sebagai metabolit dopamin, DOPAC dipakai untuk kalibrasi dan validasi metode pengukuran perputaran dopamin pada sampel jaringan otak hewan percobaan.
- Sintesis turunan katekol: gugus asam karboksilatnya dapat diesterifikasi atau diamidasi sehingga cocok untuk membuat pustaka senyawa polifenol dengan kerangka fenilasetat.
- Studi antioksidan: sifat redoks gugus katekol menjadikannya senyawa model untuk mempelajari mekanisme penangkapan radikal dan membandingkan aktivitas antioksidan polifenol lain.
- Penelitian metabolisme polifenol: DOPAC juga dikenal sebagai produk metabolisme flavonoid oleh mikrobiota usus sehingga berguna sebagai standar dalam studi nutrisi dan pangan fungsional.
| Merek | TCI (kode produk D1283) |
|---|---|
| Nomor CAS | 102-32-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | padatan (serbuk/kristal) |
| Penyimpanan | tertutup rapat, sejuk, terlindung dari cahaya dan udara karena peka oksidasi |
Karena gugus katekolnya peka terhadap oksidasi oleh udara dan cahaya, simpan DOPAC dalam botol asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan gelap. Bila memungkinkan, isi ruang kosong botol dengan gas inert setelah dibuka. Perubahan warna serbuk menjadi lebih gelap dapat menandakan oksidasi. Larutan standar sebaiknya dibuat segar dan bila perlu disiapkan dalam larutan asam atau dengan antioksidan sesuai metode yang dipakai. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan masker debu saat menimbang, dan baca SDS dari TCI sebelum memakai.
- Michalkiewicz dkk. (2010). Anodic oxidation of 3,4-dihydroxyphenylacetic acid on carbon electrodes in acetic acid solutions. Bioelectrochemistry doi:10.1016/j.bioelechem.2009.11.002
- Raj dkk. (2001). Simultaneous Electroanalysis of Ascorbic Acid, Dihydroxyphenylacetic Acid, Homovanillic Acid and Uric Acid Using Gold Electrode Modified with Cationic Self-Assembled Monolayers. Chemistry Letters doi:10.1246/cl.2001.670
- Chapman dkk. (1990). Effects of phencyclidine on extracellular levels of dopamine, dihydroxyphenylacetic acid and homovanillic acid in conscious and anesthetized rats. Neuropharmacology doi:10.1016/0028-3908(90)90089-a
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








