Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1123-40-6

3,3-Dimethylglutarimide TCI D1324

3,3-Dimethylglutarimide TCI D1324
Harga reguler Rp 1.446.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.446.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D1324 3,3-Dimethylglutarimide adalah senyawa imida siklik yang terbentuk dari kerangka asam 3,3-dimetilglutarat dengan atom nitrogen menjembatani kedua gugus karbonil. Meskipun mengandung nitrogen di dalam cincin, produk ini dikelompokkan sebagai building block non-heterosiklik pada katalog karena fungsinya sebagai bahan pemula rantai alifatik bercabang. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai kerangka dasar untuk membangun turunan glutarimida tersubstitusi, sebagai sumber gugus imida yang dapat dialkilasi pada atom nitrogen, serta sebagai model molekul untuk mempelajari sifat ikatan hidrogen dan keasaman proton N–H pada sistem imida siklik.

Karakteristik yang menjadikannya menarik adalah kombinasi cincin imida yang stabil dengan dua gugus metil geminal yang memberi kekakuan konformasi. Proton N–H pada imida bersifat relatif asam dibandingkan amida biasa, sehingga mudah dideprotonasi dan direaksikan dengan alkil halida untuk memasang substituen baru. Kerangka glutarimida sendiri dikenal luas dalam kimia medisinal sebagai motif struktur yang muncul pada berbagai senyawa aktif, sehingga versi bermetil ganda ini kerap dipakai untuk menyelidiki pengaruh percabangan terhadap kestabilan metabolik dan orientasi ruang molekul. Wujudnya padatan yang mudah ditimbang dan ditangani.

Di Indonesia, bahan seperti ini umumnya dipakai oleh kelompok riset kimia organik sintetik dan kimia medisinal di universitas serta lembaga penelitian yang mengembangkan pustaka senyawa baru. Kemasan 10 g merupakan ukuran yang pas untuk penelitian skala laboratorium, cukup untuk beberapa seri reaksi optimasi tanpa menyisakan bahan berlebih yang berisiko menurun mutunya. Penyimpanan yang rapat dan kering tetap dianjurkan mengingat kelembapan udara di sebagian besar wilayah Indonesia cukup tinggi sepanjang tahun.

  • Bahan pemula sintesis turunan glutarimida, karena atom nitrogen imida dapat dideprotonasi lalu dialkilasi untuk memasang berbagai substituen sesuai rancangan molekul target.
  • Riset kimia medisinal, sebab kerangka glutarimida merupakan motif yang sering dijumpai pada senyawa bioaktif sehingga berguna sebagai inti pustaka senyawa.
  • Studi pengaruh sterik terhadap konformasi, karena dua gugus metil geminal mengunci bentuk cincin dan memudahkan penafsiran data spektroskopi maupun kristalografi.
  • Prekursor amina siklik melalui reduksi, karena gugus karbonil imida dapat direduksi menggunakan reagen hidrida menjadi turunan piperidinon atau piperidina.
  • Standar rujukan internal untuk metode analisis, karena strukturnya sederhana dan sinyal spektrum NMR-nya khas sehingga mudah dikenali dalam campuran reaksi.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 1123-40-6
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 10 g
Bentuk fisik padatan (serbuk hingga kristal) pada suhu ruang
Penyimpanan simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari cahaya matahari langsung

Tempatkan botol pada lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, dengan tutup yang selalu dikencangkan setelah pemakaian agar bahan tidak menyerap uap air. Gunakan wadah asli pabrik atau botol kaca gelap bertutup ulir jika perlu dipindahkan, dan lengkapi dengan label berisi nama senyawa, nomor CAS, serta tanggal pembukaan. Timbang bahan menggunakan spatula bersih dan kering di area berventilasi, sebaiknya di dalam lemari asam, untuk menghindari terhirupnya partikel halus. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama penanganan. Jauhkan dari basa kuat dan oksidator kuat, serta bersihkan tumpahan secara kering sebelum area dilap.

  • Johnstone (2008). Isopropanol/water as a developer for poly(dimethylglutarimide). Journal of Micro/Nanolithography, MEMS, and MOEMS doi:10.1117/1.2990738
  • (2019). DESIGN, SYNTHESIS AND MOLECULAR DOCKING OF AMINOACETYLENIC- 4,4-DIMETHYLGLUTARIMIDE AS NOVEL CYCLOOXYGENASE (COX) INHIBITORS. International Journal of Biology, Pharmacy and Allied Sciences doi:10.31032/ijbpas/2019/8.9.4800
  • Morzyk dkk. (1995). INTERACTION OF METAL IONS WITH 3,3-DIMETHYLGLUTARIMIDE. Journal of Coordination Chemistry doi:10.1080/00958979508055397

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.