TCI D1368 (1,2-Dimethylpropyl)benzene adalah hidrokarbon aromatik yang terdiri atas cincin benzena dengan rantai samping alkil bercabang berupa gugus 1,2-dimetilpropil. Senyawa ini tergolong non-heterocyclic building block dan mewakili kelompok alkilbenzena bercabang yang penting dalam kajian kimia hidrokarbon. Di laboratorium, bahan semacam ini dipakai sebagai senyawa acuan untuk analisis instrumental, bahan uji dalam studi reaksi aromatik, serta model struktural ketika peneliti menelaah pengaruh percabangan rantai samping terhadap reaktivitas dan sifat fisik molekul aromatik.
Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah kestabilan cincin aromatiknya yang dipadukan dengan rantai samping bercabang yang memberi hambatan sterik khas. Kombinasi tersebut menghasilkan perilaku yang berbeda dari alkilbenzena berantai lurus, baik dalam reaksi substitusi aromatik, oksidasi rantai samping, maupun waktu retensi kromatografi. Karena tidak mengandung gugus fungsi polar, senyawa ini bersifat nonpolar dan menghasilkan puncak analitik yang bersih. Kemurnian tingkat reagen sangat menentukan ketika bahan digunakan sebagai pembanding, sebab kehadiran isomer lain dapat mengaburkan interpretasi hasil analisis.
Di Indonesia, senyawa ini umumnya diperlukan laboratorium riset kimia organik, laboratorium petrokimia, serta unit pengujian yang menyusun pustaka senyawa acuan hidrokarbon aromatik. Kemasan kecil sebagaimana tercantum pada katalog memang ditujukan untuk keperluan analitik dan percobaan skala mikro, bukan sintesis skala besar. Format ini menguntungkan karena laboratorium dapat memiliki senyawa acuan spesifik tanpa harus mengelola penyimpanan pelarut aromatik dalam jumlah banyak.
- Senyawa acuan kromatografi: memberikan waktu retensi khas yang membantu memisahkan dan mengidentifikasi isomer alkilbenzena pada sampel hidrokarbon aromatik yang rumit.
- Pembanding spektrometri massa: pola fragmentasi rantai samping bercabangnya berguna saat peneliti menafsirkan spektrum senyawa aromatik yang belum diketahui identitasnya.
- Studi efek sterik: dipakai menelaah bagaimana percabangan rantai samping memengaruhi laju serta selektivitas reaksi substitusi pada cincin aromatik.
- Substrat uji oksidasi: berguna pada penelitian oksidasi rantai samping alkilbenzena yang menghasilkan turunan asam maupun keton aromatik terkendali.
- Pengembangan metode analisis: mendukung validasi metode kromatografi gas untuk sampel petrokimia yang mengandung banyak isomer aromatik berdekatan sifatnya.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4481-30-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 01mL (sesuai penulisan katalog) |
| Bentuk fisik | cairan aromatik |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, sejuk, terlindung cahaya, jauh dari sumber api |
Simpan dalam wadah asli tertutup rapat di lemari bahan mudah menyala yang sejuk, kering, serta berventilasi baik, jauh dari nyala api, permukaan panas, dan bahan pengoksidasi kuat. Karena kemasannya sangat kecil, tempatkan botol pada rak khusus atau kotak penyimpanan agar tidak terselip di antara wadah besar. Lakukan pengambilan dengan jarum suntik bersih di dalam lemari asam untuk menghindari terhirupnya uap aromatik. Kenakan sarung tangan tahan pelarut, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Tutup kembali botol segera setelah digunakan, dan kumpulkan sisa bahan pada wadah limbah pelarut organik yang berlabel jelas.
—
