2,4-Dibromopentane adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar atau building block untuk reaksi substitusi dan reaksi addisi.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 2,4-Dibromopentane menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai eksperimen kimia. Bahan ini memiliki titik didih dan titik leleh yang sesuai dengan prosedur laboratorium standar, sehingga memudahkan dalam manipulasi dan pemrosesan. Selain itu, senyawa ini mudah tersedia dalam bentuk padat dan dapat disimpan dalam kondisi tertentu tanpa mengalami degradasi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 2,4-Dibromopentane sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan dan penelitian yang fokus pada sintesis senyawa baru. Bahan ini juga menjadi bagian dari persediaan dasar yang diperlukan untuk eksperimen yang lebih kompleks.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi brom pada rantai karbon untuk modifikasi molekul
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis organik
- Eksperimen kimia untuk studi reaktivitas senyawa halogen
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19398-53-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
2,4-Dibromopentane harus disimpan dalam wadah tertutup dan sejuk untuk mencegah penguapan. Bahan ini bersifat halogen, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati dan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan terlindung dari paparan udara bebas sangat dianjurkan. Pastikan area penyimpanan terjauh dari sumber panas dan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
- Chora̧żewski dkk. (2006). Heat Capacity, Speed of Ultrasound, and Density for 1,5-Dibromopentane + Heptane within the Temperature Range from 293.15 K to 313.15 K. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je060200b
- Chorążewski dkk. (2009). Thermodynamic and Acoustic Properties of 1,3-Dibromopropane and 1,5-Dibromopentane within the Temperature Range From 293K to 313K at Pressures up to 100MPa. International Journal of Thermophysics doi:10.1007/s10765-009-0610-6
- Percec dkk. (1990). Liquid crystalline polyethers based on conformational isomerism. 6. Influence of copolymer composition of a ternary copolyether based on 1-(4-hydroxyphenyl)-2-(2-methyl-4-hydroxyphenyl)ethane, 1,5-dibromopentane, 1,7-dibromoheptane, and 1,9-dibromononane on its mesomorphic phase transitions. Macromolecules doi:10.1021/ma00203a002
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
