2,5-Dimethylbenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, terutama dalam pembuatan senyawa aromatik dan turunannya. Sebagai building block, senyawa ini menjadi komponen penting dalam pembentukan senyawa dengan struktur karbon yang kompleks, seperti obat, bahan kimia industri, dan bahan baku dalam sintesis organik.
2,5-Dimethylbenzoic Acid memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, membuatnya cocok untuk berbagai reaksi kimia seperti esterifikasi, hidrolisis, dan substitusi. Sifat kimia dan fisika yang konsisten memungkinkan senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian dan pengembangan. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan dalam pemrosesan juga menjadi keunggulan utama.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan bahan kimia, dan pendidikan. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan dasar yang dapat diandalkan dan memiliki kualitas tinggi.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan bahan baku dalam produksi obat dan bahan kimia industri
- Eksperimen kimia organik dalam pendidikan tingkat universitas
- Reaksi esterifikasi untuk pembuatan senyawa ester
- Uji katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi proses
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 610-72-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
2,5-Dimethylbenzoic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan kering sangat dianjurkan. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Senyawa ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan hati-hati untuk meminimalkan risiko kontak langsung atau inhalasi.
- Baggi (1996). Initial steps in the degradation of 3,4-dimethylbenzoic acid by Pseudomonas putida strain DMB. FEMS Microbiology Letters doi:10.1016/0378-1097(96)00009-2
- Zhao dkk. (2021). Lanthanide complexes with 2,6-dimethylbenzoic acid and 2,2′:6′,2′′-terpyridine: Crystal structures, thermochemical property and luminescent behavior. Thermochimica Acta doi:10.1016/j.tca.2021.178915
- Kostrewski dkk. (1995). Kinetics of elimination of mesitylene and 3,5-dimethylbenzoic acid after experimental human exposure. Toxicology Letters doi:10.1016/0378-4274(95)03305-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
