2,4-Dimethylbenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa kompleks. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini sering digunakan sebagai prekursor dalam reaksi substitusi, esterifikasi, atau reaksi lain yang memerlukan grup karboksilat.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen, sehingga menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai eksperimen kimia. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk larut dalam pelarut organik menjadikannya mudah digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Karena sifatnya yang tidak beracun dan relatif aman dalam penggunaan normal, senyawa ini cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memprioritaskan keselamatan.
Di laboratorium Indonesia, 2,4-Dimethylbenzoic Acid sering digunakan dalam pendidikan dan penelitian kimia. Bahan ini menjadi bagian dari kurikulum praktikum kimia di berbagai institusi pendidikan tinggi, serta digunakan dalam penelitian yang memerlukan sintesis senyawa organik. Karena keandalannya dan kehandalannya, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan mahasiswa di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan grup karboksilat sebagai inti dasar
- Reaksi substitusi pada posisi karboksilat untuk menghasilkan senyawa dengan struktur spesifik
- Esterifikasi untuk menghasilkan ester yang digunakan dalam industri farmasi dan kosmetik
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia untuk memahami mekanisme reaksi
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa organik dalam bidang ilmu material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 611-01-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
2,4-Dimethylbenzoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat sejuk dan kering. Hindari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan tinggi untuk menjaga stabilitas senyawa. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan tangan dan wajah tetap bersih, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun dalam penggunaan normal, tetapi tetap perlakukan dengan hati-hati untuk menghindari kontak langsung.
- Baggi (1996). Initial steps in the degradation of 3,4-dimethylbenzoic acid by Pseudomonas putida strain DMB. FEMS Microbiology Letters doi:10.1016/0378-1097(96)00009-2
- Zhao dkk. (2021). Lanthanide complexes with 2,6-dimethylbenzoic acid and 2,2′:6′,2′′-terpyridine: Crystal structures, thermochemical property and luminescent behavior. Thermochimica Acta doi:10.1016/j.tca.2021.178915
- Kostrewski dkk. (1995). Kinetics of elimination of mesitylene and 3,5-dimethylbenzoic acid after experimental human exposure. Toxicology Letters doi:10.1016/0378-4274(95)03305-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
