Methyl 2,6-Dihydroxybenzoate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar atau bahan bangunan dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai prekursor dalam pembuatan senyawa yang memiliki struktur kompleks dan aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Methyl 2,6-Dihydroxybenzoate memiliki struktur molekul yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu. Sifat kimia dan fisiknya memungkinkan senyawa ini untuk digunakan dalam berbagai reaksi seperti esterifikasi, reduksi, dan substitusi. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk para peneliti yang membutuhkan bahan yang dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi reaksi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian di berbagai institusi, termasuk universitas dan lembaga riset. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian bidang kimia organik, farmasi, dan material. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan senyawa heterosiklik dalam penelitian material
- Reaksi esterifikasi untuk produksi senyawa organik kompleks
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Penelitian tentang struktur molekul dan sifat fisik senyawa
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2150-45-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Methyl 2,6-Dihydroxybenzoate harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, jauh dari sumber cahaya dan panas. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan terlindungi dari kelembapan. Dalam penggunaan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk meminimalkan risiko paparan.
—
