2,4-Difluoroaniline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan substitusi fluor pada struktur anilina. Sebagai bagian dari keluarga fluorinated building blocks, senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan senyawa dengan sifat tertentu, seperti kestabilan kimia dan reaktivitas yang terkendali. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks, baik dalam penelitian farmakologi, material, maupun kimia organik.
2,4-Difluoroaniline memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang dapat diprediksi, menjadikannya pilihan yang tepat untuk reaksi kimia tertentu. Senyawa ini bersifat aromatik, memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, serta memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik. Sifat-sifat ini memungkinkan senyawa ini untuk digunakan dalam berbagai kondisi reaksi, termasuk dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan presisi dan kontrol tinggi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 2,4-Difluoroaniline digunakan oleh peneliti dan institusi pendidikan untuk keperluan penelitian dan pengembangan senyawa baru. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek kimia organik, farmasi, dan material, yang menjadi fokus utama di berbagai universitas dan lembaga riset di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks dengan struktur fluorinasi yang terkendali
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul
- Penelitian material dengan sifat kimia yang stabil
- Reaksi substitusi fluor dalam sintesis senyawa aromatik
- Pemrosesan senyawa kimia dalam bidang farmakologi dan kimia medis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 367-25-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,4-Difluoroaniline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan yang hati-hati, termasuk penggunaan sarung tangan dan masker respirator untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Dalam laboratorium, pastikan area penyimpanan terpisah dari bahan-bahan yang bersifat oksidatif atau reaktif.
- Pathak dkk. (2014). Structural, spectroscopic (FT-IR, FT-Raman and UV) studies, HOMO–LUMO, NBO, NLO analysis and reactivity descriptors of 2,3 Difluoroaniline and 2,4-Difluoroaniline. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2014.06.036
- PEWS dkk. (1992). ChemInform Abstract: Aromatic Fluorine Chemistry. Part 4. Preparation of 2,6‐Difluoroaniline.. ChemInform doi:10.1002/chin.199205150
- Mason dkk. (1994). Synthesis of 2,4-Difluoroaniline and 1,3-Difluorobenzene from 1,2,4-Trichlorbenzene. Synthetic Communications doi:10.1080/00397919408011503
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
