1,4-Dichloro-2-butyne adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur alifatik dengan dua gugus kloro yang ditempatkan pada atom karbon ke-1 dan ke-4 dari rantai butyne. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk membentuk ikatan baru. Karena sifat kimianya yang unik, 1,4-Dichloro-2-butyne menjadi pilihan utama dalam penelitian sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa aromatik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, terutama pada bagian triple bond yang membuatnya sangat sensitif terhadap kondisi lingkungan. Karakteristik ini memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti hidrasi, hidrogenasi, dan reaksi substitusi. Karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang kompleks, 1,4-Dichloro-2-butyne sering dipilih dalam penelitian kimia organik yang membutuhkan presisi dan kontrol tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia organik dan sintesis senyawa baru. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk memperluas pengetahuan tentang reaktivitas senyawa alifatik dan penggunaannya dalam industri farmasi serta material.
- Sintesis senyawa heterosiklik yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi hidrasi untuk pembentukan senyawa alifatik
- Pengembangan senyawa aromatik melalui reaksi substitusi
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan obat baru
- Sintesis senyawa dengan struktur kompleks yang memerlukan reaktivitas spesifik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 821-10-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
1,4-Dichloro-2-butyne harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Bahan ini sangat sensitif terhadap kelembapan dan cahaya, sehingga penyimpanan dalam lingkungan kering dan gelap sangat dianjurkan. Selama penanganan, wajib menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Bahan ini juga harus dihindari dari paparan panas dan oksidator untuk mencegah reaksi yang tidak diinginkan.
—
