2,3-Dihydro-2-methylbenzofuran adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks yang membutuhkan struktur heterosiklik sebagai bagian dari molekul target. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa organik dengan struktur yang kompleks dan spesifik. Karena struktur kimianya yang unik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan penggunaan senyawa heterosiklik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap oksidasi dan paparan sinar UV. Karena sifat tersebut, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati dan penyimpanan yang tepat. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk bereaksi dalam berbagai kondisi membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati di berbagai bidang kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan pengembangan obat. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku untuk eksperimen yang memerlukan struktur heterosiklik. Dengan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, senyawa ini menjadi bagian penting dalam penelitian ilmiah di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks memerlukan struktur heterosiklik yang stabil dan reaktif.
- Pengembangan senyawa farmakologis yang membutuhkan basis kimia dengan sifat tertentu.
- Reaksi kimia yang memerlukan senyawa dengan struktur aromatik dan heterosiklik.
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa heterosiklik dalam berbagai kondisi kimia.
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis senyawa organik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1746-11-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara bebas. |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan sinar UV. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa ini, seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Senyawa ini juga perlu dihindari dari paparan panas berlebihan atau kelembapan tinggi.
—
