4,6-Dimethyl-2-mercaptopyrimidine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan senyawa dengan struktur pyrimidine, yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmakologi, kimia organik, dan material. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar (building block) yang digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap oksidasi dan kelembapan. Karena memiliki grup sulfida (-SH) dan struktur heterosiklik, senyawa ini mudah bereaksi dengan berbagai reagen seperti basa, asam, atau logam alkali. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi kondensasi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti kimia dan farmasi untuk pengembangan obat baru, sintesis senyawa organik, serta penelitian material. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang fokus pada inovasi kimia di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi sulfida dalam sintesis senyawa organik
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis tinggi dalam penelitian farmakologi
- Penggunaan dalam reaksi kondensasi untuk membangun struktur molekul
- Penelitian material kimia yang membutuhkan struktur heterosiklik stabil
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 22325-27-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan udara bebas dan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik tahan kimia yang tidak berpori. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan tidak terkontaminasi. Gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung.
—

