2,3-Dicyanohydroquinone (DCHQ) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. DCHQ memiliki struktur yang unik dengan dua gugus sianida yang terikat pada atom karbon, sehingga memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi reaksi. Bahan ini sangat penting dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam industri farmasi dan material.
DCHQ memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai kondisi eksperimental seperti suhu tinggi atau penggunaan pelarut kuat. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kontrol ketat terhadap kondisi reaksi. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan sintesis. Karena karakteristik tersebut, DCHQ sering dipilih oleh para peneliti untuk aplikasi yang memerlukan presisi dan konsistensi hasil.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam universitas dan lembaga penelitian yang fokus pada sintesis senyawa baru. DCHQ menjadi bahan penting dalam pengembangan obat, bahan kimia industri, dan material inovatif. Karena kebutuhan akan senyawa dengan struktur kompleks, DCHQ sering dipakai dalam proyek penelitian yang memerlukan keahlian kimiawi tinggi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan senyawa organik kompleks dalam penelitian material
- Reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan presisi
- Pengembangan bahan kimia industri dengan struktur spesifik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4733-50-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,3-Dicyanohydroquinone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa menyebabkan iritasi jika terkena kulit atau mata. Selalu pastikan proses penggunaan dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan aman.
- JÖBSIS dkk. (2005). Two‐photon excitation fluorescence pH detection using 2,3‐dicyanohydroquinone: a spectral ratiometric approach. Journal of Microscopy doi:10.1111/j.1365-2818.2005.01442.x
- Chaussoy dkk. (2023). Phthalonitrile functionalized resoles – use of 2,3-dicyanohydroquinone as a versatile monomer for resins with very high thermal stability. Polymer Degradation and Stability doi:10.1016/j.polymdegradstab.2023.110420
- Liu dkk. (2019). Enhanced in situ detection and imaging of lipids in biological tissues by using 2,3-dicyanohydroquinone as a novel matrix for positive-ion MALDI-MS imaging. Chemical Communications doi:10.1039/c9cc06961e
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
