2,6-Difluoroaniline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa fluorinasi. Bahan ini memiliki struktur molekul yang khas dengan dua atom fluorin yang terikat pada posisi ke-2 dan ke-6 dari anilin. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) untuk menghasilkan senyawa organik yang lebih kompleks. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan sintesis farmakologis.
2,6-Difluoroaniline memiliki sifat kimia yang unik, termasuk tingkat polaritas yang tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional. Senyawa ini juga memiliki tingkat volatilitas yang rendah, sehingga memudahkan proses penggunaan dan penyimpanan. Karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi substitusi dan reaksi coupling, senyawa ini menjadi bahan yang sangat diminati dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 2,6-Difluoroaniline digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia organik, farmasi, dan material. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat, bahan kimia industri, dan senyawa fluorinasi. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi kimia, senyawa ini menjadi bagian penting dari peralatan laboratorium di berbagai institusi penelitian dan universitas di Indonesia.
- Sintesis senyawa fluorinasi digunakan untuk menghasilkan senyawa dengan sifat khusus.
- Reaksi substitusi pada posisi anilin untuk menghasilkan senyawa dengan struktur kompleks.
- Pengembangan obat baru dalam bidang farmakologi melalui modifikasi molekuler.
- Penelitian material kimia untuk aplikasi industri dan teknologi.
- Reaksi coupling untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5509-65-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
2,6-Difluoroaniline harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang dingin dan kering, serta dijauhkan dari bahan kimia yang bersifat oksidator. Penggunaan harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung yang sesuai seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Pathak dkk. (2014). Structural, spectroscopic (FT-IR, FT-Raman and UV) studies, HOMO–LUMO, NBO, NLO analysis and reactivity descriptors of 2,3 Difluoroaniline and 2,4-Difluoroaniline. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2014.06.036
- PEWS dkk. (1992). ChemInform Abstract: Aromatic Fluorine Chemistry. Part 4. Preparation of 2,6‐Difluoroaniline.. ChemInform doi:10.1002/chin.199205150
- Mason dkk. (1994). Synthesis of 2,4-Difluoroaniline and 1,3-Difluorobenzene from 1,2,4-Trichlorbenzene. Synthetic Communications doi:10.1080/00397919408011503
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
