N,N-Diphenyl-4-methoxybenzamide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering diaplikasikan dalam pembuatan senyawa kompleks yang memerlukan struktur aromatik dan gugus amida. Sebagai salah satu komponen dasar dalam sintesis kimia, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan baku dengan sifat kimia yang stabil dan reaktif.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari dua gugus fenil yang terikat pada atom nitrogen, serta gugus metoksi dan amida. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi lain yang memerlukan reaktivitas tinggi. Karena sifat kimianya yang konsisten, senyawa ini mudah ditemukan dan digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan dan penelitian yang fokus pada sintesis senyawa baru. Bahan ini juga menjadi pilihan untuk penelitian yang memerlukan bahan baku dengan struktur kompleks dan reaktivitas yang terukur.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat dan bahan kimia.
- Reaksi substitusi pada gugus amida untuk pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis.
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi tertentu.
- Pembuatan bahan baku untuk produksi senyawa intermediet dalam industri farmasi.
- Pengujian sifat kimia senyawa baru dalam berbagai kondisi reaksi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 16034-40-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Gunakan wadah yang tahan terhadap reaksi kimia untuk mencegah reaksi silang. Dalam penggunaan, pastikan prosedur keselamatan laboratorium diikuti, seperti penggunaan alat pelindung diri dan ventilasi yang memadai.
—


