2,2-Diphenylpropionic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan senyawa aromatik dan bahan kimia organik. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini memiliki peran penting dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis kimia.
Karakteristik utama dari 2,2-Diphenylpropionic Acid termasuk kelarutan dalam pelarut organik dan stabilitas kimia yang baik. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat fleksibel untuk reaksi substitusi dan reaksi lainnya. Karena sifat tersebut, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan dasar yang mudah diatur dan memiliki reaktivitas yang terkendali.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk dalam penelitian farmakologi, kimia organik, dan analisis bahan kimia. Bahan ini juga sering digunakan dalam pendidikan untuk memperkenalkan konsep reaksi kimia dan sintesis senyawa.
- Sintesis senyawa aromatik untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan bahan kimia organik dalam bidang kimia murni
- Analisis komponen kimia dalam sampel industri
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi bahan kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5558-66-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
2,2-Diphenylpropionic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas serta cahaya langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Pada laboratorium, senyawa ini sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan terlindungi dari udara. Penggunaan harus dilakukan dengan peralatan pelindung yang sesuai untuk meminimalkan risiko paparan.
- Wang dkk. (2019). Process optimization of chiral extraction of 2,3-diphenylpropionic acid by experiment and simulation. Process Biochemistry doi:10.1016/j.procbio.2018.10.009
- Ikegami dkk. (2005). 2,3‐Diphenylpropionic Acids as Potent VLA‐4 Antagonists. ChemInform doi:10.1002/chin.200518084
- De Baere dkk. (1996). Quantitative Gas Chromatographic Analysis of 3-Cyano-3,3-Diphenylpropionic Acid, the Acidic Metabolite of Bezitramide (Burgodin®), in Urine. Journal of Analytical Toxicology doi:10.1093/jat/20.3.159
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
