2,2-Dimethylglutaric Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa organik, terutama dalam proses pembentukan ester, amida, dan senyawa heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini memainkan peran penting dalam penelitian kimia organik dan sintesis molekul.
Senyawa ini memiliki struktur karbon yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga memudahkan proses reaksi kimia. Sifat kimia dan fisika yang konsisten membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai eksperimen. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan dalam penggunaan membuatnya cocok untuk laboratorium skala kecil hingga menengah.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi pendidikan dan penelitian memanfaatkan senyawa ini untuk memperluas pengetahuan tentang reaktivitas senyawa organik. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan akses bagi para peneliti dan mahasiswa.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk penelitian kimia murni
- Pembuatan ester dan amida dalam reaksi kimia organik
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam proses katalisis
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa heterosiklik
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan kosmetik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 681-57-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Karena bersifat padat, wadah yang tahan terhadap reaksi kimia dan tahan terhadap kelembapan sangat disarankan. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung.
- Ozegowski dkk. (1993). Synthesis of 2,4-dimethylglutaric acid monoesters via enzyme-catalyzed asymmetric alcoholysis of meso-2,4-dimethylglutaric anhydride. Tetrahedron: Asymmetry doi:10.1016/s0957-4166(00)80177-9
- OZEGOWSKI dkk. (1993). ChemInform Abstract: Enzymes in Organic Synthesis. Part 17. Synthesis of 2,4‐ Dimethylglutaric Acid Monoesters (III) via Enzyme‐Catalyzed Asymmetric Alcoholysis of meso‐2,4‐Dimethylglutaric Anhydride (I).. ChemInform doi:10.1002/chin.199331068
- Ozegowski dkk. (1994). Enzymes in organic synthesis, 19. The enzyme‐catalyzed sequential esterification of (±)‐anti‐2,4‐dimethylglutaric anhydride. – An efficient route to enantiomerically enriched mono‐ and diesters of anti‐2,4‐dimethylglutaric acid. Liebigs Annalen der Chemie doi:10.1002/jlac.199419940218
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
