3,4-Dichlorobenzyl Cyanide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur kimia yang khas, dengan dua klorin pada posisi 3 dan 4 pada cincin benzil serta gugus sianida pada ujung rantai. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun molekul baru melalui reaksi kimia seperti reaksi nucleofilik atau reaksi substitusi. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian senyawa organik dan sintesis farmakologis.
3,4-Dichlorobenzyl Cyanide memiliki sifat kimia yang sangat stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai kondisi lingkungan seperti suhu tinggi atau kelembapan. Senyawa ini juga bersifat non-volatil dan memiliki titik didih yang tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pendinginan dalam reaksi kimia. Karena karakteristik tersebut, senyawa ini dipilih untuk aplikasi yang memerlukan kestabilan dalam proses sintesis.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini juga sering digunakan dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan praktisi kimia.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Pengembangan senyawa farmakologis sebagai bahan baku obat
- Reaksi substitusi pada cincin aromatik untuk pembentukan senyawa baru
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa haloaromatik
- Pemrosesan senyawa kimia dalam analisis struktur molekuler
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3218-49-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3,4-Dichlorobenzyl Cyanide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta kelembapan. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, senyawa ini disimpan di lemari kimia yang terkunci dan hanya dapat diakses oleh personel yang terlatih. Penggunaan masker dan sarung tangan dianjurkan untuk meminimalkan risiko paparan.
—
