3,4-Difluoroaniline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur amina dengan dua atom fluor di posisi 3 dan 4, yang memberikan sifat unik dalam reaksi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) untuk membangun molekul yang lebih kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi.
3,4-Difluoroaniline memiliki sifat kimia yang stabil, namun tetap reaktif dalam kondisi tertentu. Kehadiran atom fluor memberikan kestabilan dan memengaruhi reaktivitas senyawa ini, sehingga membuatnya menjadi pilihan yang baik dalam sintesis senyawa yang membutuhkan substitusi fluor. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, yang memudahkan proses pemrosesan dan pemisahan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 3,4-Difluoroaniline digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis, farmasi, atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis senyawa farmakologis yang membutuhkan substitusi fluor untuk meningkatkan aktivitas biologis
- Pengembangan bahan kimia organik untuk aplikasi industri seperti plastik dan bahan kimia berbasis fluor
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa amina dalam berbagai kondisi kimia
- Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi obat dan bahan aktif farmakologis
- Pengujian sifat kimia dan reaktivitas senyawa fluorinasi dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3863-11-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3,4-Difluoroaniline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan hati-hati, terutama dalam penggunaan dan pengemasan. Pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terpapar udara bebas. Selain itu, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- Pathak dkk. (2014). Structural, spectroscopic (FT-IR, FT-Raman and UV) studies, HOMO–LUMO, NBO, NLO analysis and reactivity descriptors of 2,3 Difluoroaniline and 2,4-Difluoroaniline. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2014.06.036
- PEWS dkk. (1992). ChemInform Abstract: Aromatic Fluorine Chemistry. Part 4. Preparation of 2,6‐Difluoroaniline.. ChemInform doi:10.1002/chin.199205150
- Mason dkk. (1994). Synthesis of 2,4-Difluoroaniline and 1,3-Difluorobenzene from 1,2,4-Trichlorbenzene. Synthetic Communications doi:10.1080/00397919408011503
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
