2,4-Dichlorophenylacetic Acid (2,4-DPCA) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi kimia, termasuk dalam pembuatan obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku utama yang digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks. 2,4-DPCA memiliki struktur kimia yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai reagen kimia lainnya. Sifatnya yang mudah bereaksi membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa yang memerlukan reaksi substitusi atau reaksi hidrolisis. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini juga memiliki potensi dalam penelitian tentang senyawa aktif biologis. Di laboratorium Indonesia, 2,4-DPCA digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan kimia industri. Bahan ini sering dipakai oleh peneliti untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi klinis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dalam pengambilan data dan eksperimen.
- Sintesis senyawa aktif biologis untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi kimia dalam pembuatan pestisida dan bahan kimia pertanian
- Penelitian tentang senyawa organik dalam bidang farmakologi
- Pengembangan bahan kimia industri untuk aplikasi teknologi tinggi
- Eksperimen kimia dalam pendidikan tingkat universitas dan lembaga riset
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19719-28-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
2,4-Dichlorophenylacetic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penyimpanan di tempat dingin dan kering adalah langkah yang disarankan untuk mempertahankan kualitas dan stabilitas bahan.
- Yuan dkk. (2023). Cysteine-functionalization zirconium-organic framework for efficient adsorption 2,4-dichlorophenylacetic acid from water. Journal of Environmental Chemical Engineering doi:10.1016/j.jece.2023.110162
- Zhu dkk. (2019). Synthesis, structures and urease inhibitory activities of three silver(I) complexes derived from 2,6-dichlorophenylacetic acid. Inorganica Chimica Acta doi:10.1016/j.ica.2018.09.023
- Mahieux dkk. (2012). Crystal structure of a hybrid salt–cocrystal and its resolution by preferential crystallization: ((±)trans-N,N′-dibenzyldiaminocyclohexane)(2,3-dichlorophenylacetic acid) 4. CrystEngComm doi:10.1039/c1ce05484h
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
