2,4-Difluorobenzyl Alcohol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur molekul yang mengandung dua atom fluor di posisi 2 dan 4 pada cincin benzene, serta grup hidroksil pada posisi 1. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa kompleks, seperti obat-obatan, bahan baku farmasi, dan produk kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi bagian penting dalam proses pengembangan senyawa baru yang memerlukan modifikasi struktur kimia tertentu.
Karakteristik utama dari 2,4-Difluorobenzyl Alcohol adalah kestabilannya dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi sililasi. Karena adanya atom fluor, senyawa ini memiliki polaritas yang tinggi, sehingga mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau etanol. Sifat ini menjadikannya pilihan yang baik dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan keterlibatan dalam reaksi substitusi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering dipilih karena ketersediaannya dan kualitasnya yang memenuhi standar internasional. Dengan demikian, senyawa ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru dan penelitian ilmiah di berbagai bidang kimia.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat-obatan baru
- Reaksi substitusi aromatik dalam pembuatan senyawa kompleks
- Penelitian kimia organik untuk modifikasi struktur molekul
- Pembuatan bahan baku industri kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Pengembangan senyawa dengan sifat tertentu seperti aktivitas antioksidan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 56456-47-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,4-Difluorobenzyl Alcohol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik untuk menghindari akumulasi uap.
- Evangelisti dkk. (2019). Modeling the internal rotation tunnelling in benzyl alcohol by ring fluorination: The rotational spectrum of 3,5-difluorobenzyl alcohol. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cpletx.2018.100004
- Evangelisti dkk. (2013). Effects of ring fluorination on the transient atropisomerism of benzyl alcohol: the rotational spectrum of 3,4-difluorobenzyl alcohol. Molecular Physics doi:10.1080/00268976.2013.776713
- Evangelisti dkk. (2012). Rotational spectrum of 2,5-difluorobenzyl alcohol. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2012.01.004
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
